Kendari, Trijayakendari.com – Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian generasi penerus bangsa. Menyadari pentingnya peran tersebut, Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat komitmen dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan taman kanak-kanak yang berkualitas melalui sinergi bersama Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI).
Komitmen itu kembali ditegaskan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IGTKI-PGRI Kota Kendari yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari sekaligus Bunda PAUD Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., Ketua IGTKI-PGRI Kota Kendari Hj. Nur Alam, S.Pd., M.Pd., jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, para guru taman kanak-kanak, serta ratusan peserta didik dari berbagai lembaga PAUD dan TK di Kota Kendari.
Suasana penuh keceriaan yang ditampilkan anak-anak menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan usia dini bukan hanya proses belajar mengenal huruf dan angka, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas, kemandirian, serta pembentukan karakter sejak usia emas.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan bahwa guru taman kanak-kanak memiliki tugas yang sangat mulia karena menjadi pendidik pertama di lingkungan sekolah yang memperkenalkan anak pada dunia pendidikan. Di tangan para guru TK, anak-anak mulai mengenal nilai-nilai kehidupan, membangun rasa percaya diri, belajar berinteraksi dengan lingkungan, hingga memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh anak pada masa usia dini akan menjadi bekal yang sangat menentukan dalam perjalanan pendidikan maupun kehidupan mereka di masa mendatang.
“Guru TK adalah teladan pertama di lingkungan pendidikan dalam pembentukan karakter anak. Apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan anak pada usia dini sangat mempengaruhi pola pikir, pola hidup, dan kepribadian mereka di masa mendatang,” ujar Wali Kota.
Ia mengibaratkan pendidikan anak usia dini sebagai pondasi sebuah bangunan. Semakin kuat pondasi yang dibangun, semakin kokoh pula kualitas generasi yang akan lahir di masa depan. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus menjadi perhatian utama di samping pengembangan kemampuan akademik.
Wali Kota juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus media sosial yang menuntut penguatan pendidikan karakter sejak usia dini. Menurutnya, anak-anak perlu dibekali dengan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, rasa hormat kepada orang tua dan guru, semangat gotong royong, serta etika dalam menggunakan teknologi.
“Pembangunan karakter anak jauh lebih penting daripada sekadar membangun kecerdasan akademik,” tegasnya.

Sebagai Bunda PAUD Kota Kendari, Siska Karina Imran menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh guru TK dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan berbagai program penguatan PAUD sepanjang tahun 2026 yang akan disusun dan dilaksanakan bersama para pendidik.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat kompetensi guru, menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, serta memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kota Kendari, Hj. Nur Alam, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa selama 76 tahun perjalanan organisasi, IGTKI-PGRI telah menjadi bagian penting dalam pembangunan pendidikan nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan taman kanak-kanak.
Menurutnya, pendidikan TK merupakan pondasi utama keberhasilan pendidikan sepanjang hayat. Anak-anak yang memperoleh pendidikan berkualitas sejak usia dini akan memiliki kesiapan akademik, sosial, emosional, serta karakter yang lebih baik ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-kanak Berkualitas sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun,” peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung implementasi program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari pendidikan anak usia dini.
Tema tersebut juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan para guru. Guru yang memperoleh perhatian dan dukungan yang memadai akan mampu menjalankan tugasnya secara lebih profesional, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Karena itu, IGTKI-PGRI terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru, pengembangan kompetensi secara berkelanjutan, inovasi pembelajaran, serta penguatan peran taman kanak-kanak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI Kota Kendari menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
Dengan kolaborasi yang kuat, Pemerintah Kota Kendari optimistis mampu melahirkan generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing tinggi sebagai modal utama mewujudkan Kendari yang semakin maju dan Indonesia Emas 2045.(ADV)























