Turnamen Padel Urban Fit x Klinik Diagnostik Rapha Diikuti 132 Tim, Hadiah Capai Rp180 Juta

0

Kendari – Sebanyak 132 tim ambil bagian dalam Turnamen Padel Urban Fit x Klinik Diagnostik Rapha yang digelar di Padel Uno, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wawa, Kota Kendari, Jumat (4/9/2026).

Sebanyak 132 tim ambil bagian dalam Turnamen Padel Urban Fit x Klinik Diagnostik Rapha yang digelar di Padel Uno, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Jumat (4/9/2026).

Turnamen yang diselenggarakan Urban Fit Gym bersama Klinik Diagnostik Rapha ini berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026.

Peserta tidak hanya berasal dari Kota Kendari, tetapi juga sejumlah daerah di sekitarnya. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme komunitas terhadap perkembangan olahraga padel di Sulawesi Tenggara.

Ketua Panitia, Andrew Audian Yogianto, mengatakan turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya kebugaran dan kesehatan bagi para pemain padel.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi para pemain mengenai pentingnya latihan kebugaran, menjaga kondisi fisik, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan olahraga yang berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk menambah daya tarik kompetisi, panitia menyiapkan total hadiah lebih dari Rp180 juta. Besarnya hadiah tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta sekaligus mendorong semakin berkembangnya olahraga padel di Kota Kendari.

Selain pertandingan, penyelenggara juga menyisipkan kegiatan sosial. Seluruh dana yang berasal dari pendaftaran peserta dialokasikan sebagai sumbangan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Andrew mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian penyelenggara terhadap masyarakat di daerah yang membutuhkan bantuan.

Menurutnya, penyelenggara juga telah memenuhi kewajiban pembayaran kepada Dispenda sebagai bagian dari kontribusi terhadap pendapatan daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus membangun komunitas olahraga yang sehat dan positif.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai turnamen saja, tetapi bisa menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar-pemain, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebugaran dan kesehatan, serta mendorong semakin berkembangnya olahraga padel di Kendari,” pungkasnya. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here