RSUD Kota Kendari Perkuat Layanan Kanker, Terima Visitasi Tim Pengampuan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

0

Kendari, Trijayakendari.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari menerima visitasi dan monitoring Tim Pengampuan Kanker dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dalam rangka penguatan layanan kanker di daerah. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengampuan Kanker Kementerian Kesehatan RI tersebut berlangsung di Aula RSUD Kota Kendari, Sabtu (1/8/2026).

0-0x0-0-0#

Kegiatan dibuka oleh Plt Direktur RSUD Kota Kendari, dr. dr. Putu Agustin Kusumawati, M.Kes, dan dihadiri Tim Visitasi Pengampuan Kanker RSUP Dr. Sardjito yang terdiri dari dr. dr. Adin Trirahmanto, Sp.OG Subsp. Onk, dr. Fahmi Indrati, Sp.PD Subsp. G.E.H (K), dr. Seize Edhane Yanuartra, Sp.Onk.Rad, serta dr. Linggar Wikaningrum, Sp.Pd. Hadir pula jajaran manajemen, dokter spesialis, tenaga kesehatan, dan pejabat struktural RSUD Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Plt Direktur RSUD Kota Kendari menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Pengampuan RSUP Dr. Sardjito yang diharapkan dapat memberikan pendampingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kanker di RSUD Kota Kendari.

Ia mengatakan, rumah sakit terus berupaya memenuhi berbagai standar pelayanan kanker melalui penguatan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penyediaan sarana dan prasarana, serta penyusunan perencanaan pengembangan layanan secara bertahap.

“Kami sangat mengapresiasi visitasi ini. Banyak masukan yang akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah pengembangan layanan kanker di RSUD Kota Kendari, baik yang dapat direalisasikan tahun ini maupun yang direncanakan pada tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan utama yang ingin dicapai adalah menghadirkan layanan kanker yang komprehensif sehingga masyarakat Sulawesi Tenggara dapat memperoleh pelayanan sesuai standar tanpa harus banyak dirujuk ke luar daerah.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi rumah sakit, di antaranya keterbatasan tenaga kesehatan yang memiliki sertifikasi khusus di bidang onkologi, belum optimalnya pemenuhan sejumlah fasilitas diagnostik dan penunjang, serta ketersediaan obat yang terkadang terkendala proses pengadaan dan distribusi.

Selain itu, masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini juga menjadi tantangan tersendiri karena sebagian besar pasien datang dalam kondisi stadium lanjut sehingga pilihan terapinya menjadi lebih terbatas.

Sementara itu, perwakilan Tim Pengampuan RSUP Dr. Sardjito, dr. Fahmi Indrati, Sp.PD Subsp. G.E.H (K) menjelaskan bahwa visitasi tersebut merupakan bagian dari Program Pengampuan Kanker Nasional yang dijalankan Kementerian Kesehatan guna mewujudkan pemerataan layanan kanker di seluruh Indonesia.

Ia mengatakan, meningkatnya angka kejadian kanker menjadi salah satu alasan pemerintah melakukan transformasi layanan kesehatan melalui sistem pengampuan, sehingga rumah sakit di luar Pulau Jawa dapat memiliki kompetensi pelayanan yang setara dengan rumah sakit rujukan nasional.

“Program ini bukan untuk mencari kekurangan rumah sakit, tetapi untuk mendampingi agar indikator pelayanan kanker yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan dapat dipenuhi secara bertahap,” jelasnya.

Menurut dr. Fahmi, sistem pengampuan juga bertujuan meningkatkan kompetensi seluruh tenaga kesehatan melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi sehingga kualitas pelayanan menjadi seragam di seluruh Indonesia.

Dalam pemaparannya, tim melakukan evaluasi terhadap kesiapan RSUD Kota Kendari, mulai dari aspek sumber daya manusia, fasilitas pelayanan, alat kesehatan, layanan diagnostik, tindakan medis, hingga sistem pelaporan indikator pelayanan kanker.

Beberapa aspek yang masih perlu dipenuhi antara lain penambahan tenaga kesehatan bersertifikat di bidang onkologi, pembentukan tim registrasi kanker, penguatan layanan diagnostik, pemenuhan sejumlah alat penunjang, serta peningkatan layanan untuk empat jenis kanker prioritas nasional, yakni kanker paru, kanker payudara, kanker serviks, dan kanker kolorektal.

Tim juga menyampaikan rencana pelatihan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2027 sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di RSUD Kota Kendari.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab antara Tim Pengampuan dan jajaran RSUD Kota Kendari. Selanjutnya, tim melakukan visitasi ke sejumlah unit pelayanan untuk meninjau secara langsung kesiapan fasilitas, sarana penunjang, serta pelaksanaan pelayanan kanker di rumah sakit.

Melalui kegiatan ini diharapkan RSUD Kota Kendari mampu memenuhi indikator pelayanan kanker sesuai standar Kementerian Kesehatan sehingga pelayanan onkologi yang berkualitas, aman, dan komprehensif dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat Sulawesi Tenggara.(HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here