Kendari – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 25 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kota Kendari di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari, Senin (3/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 556 Tahun 2026 tentang Pengangkatan dan Mutasi dalam Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kota Kendari.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pengisian jabatan administrator bukan sekadar rotasi atau mutasi, melainkan langkah strategis yang didasarkan pada kebutuhan organisasi, kompetensi, kinerja, integritas, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan bagian dari upaya kita bersama Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jabatan administrator memiliki peran yang sangat strategis dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas dan memastikan kebijakan pimpinan dapat diterjemahkan menjadi program dan kegiatan yang efektif,” ujar Siska.
Ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami tugas pokok serta fungsi (tupoksi) jabatan masing-masing. Menurutnya, masih terdapat aparatur yang belum memahami peran dan tanggung jawabnya sehingga kerap menimbulkan tumpang tindih pekerjaan.
“Saya mau menekankan kepada teman-teman yang baru saja dilantik untuk sesegera mungkin melakukan penyesuaian diri. Jangan sampai ada di antara teman-teman yang tidak mengetahui apa tupoksinya. Karena jujur saja, masih banyak di antara kita yang tidak mengetahui jati dirinya, siapa dia dan apa tugasnya, sehingga kadang-kadang sering terjadi overlap,” tegasnya.
Siska juga mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk tidak berhenti belajar. Menurutnya, perkembangan teknologi dan dinamika pemerintahan menuntut setiap ASN agar terus meningkatkan kapasitas dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
“Kalau tidak tahu, jangan malu belajar. Hari ini bahkan umur tua pun masih harus belajar. Kita dituntut bergerak cepat, berinovasi, dan memahami tugas masing-masing. Tidak boleh lagi ada yang mengatakan ‘saya tidak tahu’ atau ‘itu bukan urusan saya’,” katanya.
Selain kompetensi, Wali Kota menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah sebagai pejabat administrator. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sebuah penghargaan, melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif, moral, maupun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Manfaatkan kesempatan ini dengan bekerja tulus, ikhlas, dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Siska juga memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN agar tidak mengejar jabatan melalui cara-cara yang tidak semestinya.
“Berhentilah mengemis-ngemis jabatan. Di zaman saya tidak berlaku seperti itu. Sehebat apa pun kita, setinggi apa pun pendidikan kita, kalau tidak punya attitude dan integritas, semuanya akan hilang,” tegasnya.
Ia berharap seluruh pejabat administrator yang baru dilantik dapat menunjukkan kinerja terbaik, menjaga integritas, memahami tupoksi masing-masing, serta mampu mewujudkan birokrasi Pemerintah Kota Kendari yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Adapun 25 pejabat administrator yang dilantik yakni: Suryanti sebagai Camat Poasia; Andi Hasil Malapua sebagai Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan RSUD Kota Kendari; Novi Diana Wijayanti sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari; Novianti Amin sebagai Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Kendari; Rudi Agus Aryadi Lakebo sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kendari; Devi sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari; Muhammad Azhar sebagai Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Kota Kendari; Asriati Lio sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari; Faisal sebagai Kepala Bidang Pengembangan Koleksi, Pengolahan, dan Konservasi Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari; Rina Sake sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari; Amsarullah sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Kendari; Rusdin Jaya sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah Kota Kendari; Ilma Asrianti Yuriko sebagai Sekretaris Dinas Perikanan Kota Kendari; Rahmatullah Ansari Sadonda sebagai Kepala Bidang Anggaran BKAD Kota Kendari; Asjar sebagai Sekretaris Kecamatan Abeli; Sabri sebagai Kepala Bidang Layanan Otomasi dan Kerja Sama Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari; Irawan sebagai Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Berbahaya dan Beracun Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari; Adi Supriadi sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari; Fahmi Fadila Napu sebagai Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari; Indah Sriwana Sanggo sebagai Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kendari; Ridwan Saleh sebagai Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Bappeda Kota Kendari; Heri Ashak sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari; Sajit sebagai Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kendari; Prayitno Riyadi sebagai Sekretaris Kecamatan Baruga; serta Darwis sebagai Sekretaris Kecamatan Nambo. (HenQ)






















