PAREPARE – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hiswana Migas Parepare menggelar pelatihan peningkatan kompetensi (upskilling) bagi operator dan pengawas SPBU wilayah Fuel III Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di lini terdepan pelayanan energi.
Pelatihan yang berlangsung di Aula Pertemuan Lagota Cafe, Parepare, Kamis (2/7/2026), diikuti puluhan operator dan pengawas SPBU. Materi yang diberikan meliputi pembaruan regulasi penyaluran BBM, peningkatan kualitas layanan pelanggan, penerapan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), hingga penguatan implementasi Program Subsidi Tepat melalui verifikasi QR Code pada setiap transaksi BBM bersubsidi.
Pjs. Sales Branch Manager Sulselbar III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan pelatihan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk memastikan kompetensi operator SPBU terus berkembang mengikuti dinamika operasional di lapangan.
“Melalui pelatihan ini kami ingin memastikan operator selalu mengikuti perkembangan regulasi, memiliki kemampuan memberikan pelayanan yang profesional, serta mampu menangani masukan maupun keluhan pelanggan dengan tepat. Di saat yang sama, kami juga terus memperkuat penerapan budaya HSSE agar setiap pekerja dapat menjalankan tugas dengan aman, nyaman, dan sesuai standar operasional,” ujarnya.
Menurut Ridho, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan melayani konsumen, tetapi juga kemampuan operator dalam memberikan solusi atas keluhan pelanggan serta menjalankan setiap prosedur kerja sesuai standar operasional yang berlaku.
Ia menambahkan, verifikasi QR Code pada transaksi BBM bersubsidi menjadi salah satu aspek penting yang terus diperkuat guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.
“Verifikasi dilakukan pada setiap transaksi BBM bersubsidi sebagai bagian dari pengawasan agar penyaluran berlangsung sesuai ketentuan. Langkah ini mendukung distribusi energi yang lebih tepat sasaran sekaligus menjaga hak masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Parepare, H. Ibrahim Mukti, menilai pelatihan tersebut juga memperkuat kapasitas para pengawas SPBU dalam menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pengawas memiliki peran strategis dalam membina operator, memastikan kualitas dan kuantitas penyaluran BBM tetap sesuai standar, serta merespons berbagai dinamika pelayanan secara cepat dan tepat.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi operator dan pengawas SPBU merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadirkan pelayanan energi yang semakin andal dan profesional.
“Operator dan pengawas SPBU merupakan ujung tombak pelayanan Pertamina kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi, penguatan budaya keselamatan, serta pemahaman terhadap regulasi menjadi aspek penting yang terus kami dorong agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Lilik.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap kualitas pelayanan di seluruh SPBU, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, semakin meningkat sehingga mampu memberikan pengalaman pelayanan yang aman, nyaman, cepat, dan sesuai standar bagi masyarakat. (Rls)


























