Rakernas APEKSI XVIII Berakhir, Walikota Siska Karina Imran Teguhkan Komitmen Bangun Kendari yang Maju dan Berdaya Saing

0

MEDAN, Trijayakendari.com – Keikutsertaan Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menghadirkan pembangunan yang adaptif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperluas peluang investasi bagi kemajuan daerah.

Pada penutupan Rakernas XVIII APEKSI yang dihadiri 86 wali kota dari 98 anggota APEKSI, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran hadir. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Kendari menunjukkan keseriusan dalam menyerap berbagai rekomendasi dan inovasi yang dihasilkan selama forum nasional tersebut.

Rakernas XVIII APEKSI berlangsung sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2026 yang mengusung tema “Kota Tangguh Bangsa Berdaulat”, yang mencerminkan tekad seluruh pemerintah kota di Indonesia untuk membangun daerah yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari dinamika ekonomi, persoalan sosial, perubahan lingkungan, hingga ancaman bencana. Melalui tema tersebut, para kepala daerah didorong memperkuat kolaborasi, menghadirkan inovasi, serta membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif agar mampu mewujudkan kota yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa kepala daerah merupakan pemimpin yang paling memahami kebutuhan rakyat karena setiap hari berhadapan langsung dengan berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, posisi strategis tersebut menjadikan wali kota sebagai representasi terbaik daerah dalam mempromosikan potensi ekonomi, menarik investasi, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan perkotaan.

AHY menjelaskan, tantangan yang dihadapi kota-kota di Indonesia saat ini semakin kompleks, mulai dari laju urbanisasi, penyediaan kawasan permukiman yang layak, kemacetan lalu lintas, pengelolaan persampahan, pengendalian banjir, hingga kesenjangan sosial dan ekonomi. Karena itu, pemerintah kota dituntut mampu menghadirkan kepemimpinan yang inovatif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut AHY, keberhasilan daerah dalam menarik investasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan melakukan promosi, tetapi juga oleh terciptanya kepastian hukum, pelayanan publik yang profesional, birokrasi yang efektif, serta iklim usaha yang kondusif. Dengan demikian, investasi yang masuk akan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Bagi Pemerintah Kota Kendari, arahan tersebut sejalan dengan komitmen yang terus dibangun di bawah kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Siska Karina Imran mengatakan, Rakernas APEKSI menjadi ruang strategis bagi seluruh kepala daerah untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring kerja sama, serta menyerap berbagai inovasi pembangunan yang telah berhasil diterapkan di berbagai kota di Indonesia.

“Berbagai pembahasan selama Rakernas menjadi referensi yang sangat berharga bagi Pemerintah Kota Kendari. Kami ingin menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, memperkuat iklim investasi, mengoptimalkan potensi daerah, serta mendorong pembangunan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Siska.

Selama mengikuti Rakernas XVIII APEKSI, Pemerintah Kota Kendari aktif mengikuti berbagai agenda strategis, mulai dari dialog mengenai kota tangguh, transformasi digital pemerintahan, penguatan kapasitas fiskal daerah, hingga pengembangan investasi dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Seluruh materi tersebut menjadi bekal penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih inovatif dan adaptif.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Kendari dalam forum nasional ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarpemerintah kota. Melalui sinergi yang semakin erat, berbagai praktik terbaik di bidang pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi daerah diharapkan dapat diimplementasikan sesuai karakteristik Kota Kendari.

Pemerintah Kota Kendari optimistis hasil Rakernas XVIII APEKSI akan semakin memperkuat langkah daerah dalam membangun kota yang maju, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan yang semakin baik, Kota Kendari diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang terus tumbuh, menarik investasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here