Kendari — Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sulawesi Tenggara menetapkan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, sebagai Ketua DPD HKTI Sultra periode 2026–2031 secara aklamasi.
Mantan Purnawirawan TNI AD ini mendapat kepercayaan penuh dari seluruh utusan DPC HKTI kabupaten dan kota se-Sultra untuk memimpin organisasi tani tersebut selama lima tahun ke depan.
Agenda Musda tersebut dirangkaikan langsung dengan prosesi pelantikan dan pengukuhan jajaran pengurus DPC HKTI kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.
Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Sultra, Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Kamis (10/9/2026).
Dalam momentum strategis tersebut, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPC HKTI Kota Kendari untuk masa bakti 2026–2031.
Pelantikan jajaran pengurus dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Abdul Kadir Karding, bersama jajaran pengurus pusat dan daerah.
Dalam struktur kepengurusan DPC HKTI Kota Kendari, Siska didampingi oleh Imran Ismail yang menjabat sebagai Sekretaris dan Saemina sebagai Bendahara.
Usai resmi dikukuhkan, Siska menegaskan komitmennya untuk memfokuskan program kerja organisasi pada peningkatan kesejahteraan serta perlindungan hak-hak para petani lokal.
Wali kota perempuan pertama di Kota Lulutolu ini menaruh harapan besar agar sektor pertanian daerah terus berkembang dan berdaya saing tinggi.
“Besar harapan seluruh kesejahteraan petani dan hak-hak petani, tentu petani kita harapkan naik kelas,” ujar Siska usai prosesi pengukuhan.
Sebagai langkah konkret, Siska menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan pendataan menyeluruh guna memetakan kondisi real para petani di Kota Kendari.
Pendataan lapangan tersebut mencakup jumlah petani, klasifikasi jenis usaha, lokasi garapan, kebutuhan mendesak, hingga kesiapan infrastruktur pendukung pertanian.
Langkah ini nantinya disinergikan langsung dengan program Pemerintah Kota Kendari dan DPD HKTI Sultra di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka agar intervensi kebijakan lebih tepat sasaran. (HenQ)



























