Wali Kota Siska Siapkan Wajah Baru Bundaran Adi Bahasa sebagai Ikon Kota Kendari

0

Kendari, Trijayakendari.com – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, meninjau langsung rencana penataan kawasan Bundaran Adi Bahasa pada Senin (20/7/2026) sore. Peninjauan itu dilakukan bersama Ketua DPRD Kota Kendari, Laode Inarto, dan Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, sebagai bagian dari langkah Pemerintah Kota Kendari mempercantik wajah kota sekaligus menata ruang publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat kondisi eksisting kawasan bundaran yang selama ini menjadi salah satu titik strategis di jalur utama Kota Kendari. Bundaran Adi Bahasa bukan hanya berfungsi sebagai simpul lalu lintas, tetapi juga menjadi ruang visual pertama yang dilihat masyarakat maupun tamu yang memasuki pusat kota. Karena itu, penataan kawasan ini dipandang penting agar menghadirkan kesan yang lebih rapi, hijau, dan representatif.

Wali Kota Siska Karina Imran menegaskan bahwa penataan Bundaran Adi Bahasa merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga memiliki identitas yang kuat. Menurutnya, ruang terbuka kota harus dirancang dengan memperhatikan estetika, fungsi, dan keselamatan pengguna jalan. “Bundaran Adi Bahasa adalah salah satu wajah Kota Kendari. Kita ingin kawasan ini ditata lebih baik, lebih hijau, lebih bersih, dan memberi kenyamanan bagi masyarakat. Penataan ini juga harus memperhatikan keselamatan lalu lintas serta keberlanjutan ruang publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah kota ingin memastikan setiap titik strategis di Kendari memiliki nilai manfaat yang jelas bagi masyarakat. Penataan bundaran akan diarahkan pada konsep ruang terbuka yang modern, ramah lingkungan, dan mudah dirawat. Selain penghijauan, unsur lanskap, pencahayaan, dan penataan elemen visual juga akan menjadi perhatian agar kawasan tersebut dapat tampil sebagai ikon kota yang membanggakan.

Ketua DPRD Kota Kendari, Laode Inarto, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Menurutnya, upaya memperindah kawasan perkotaan merupakan langkah positif yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan ruang kota yang tertata. Ia menilai, penataan Bundaran Adi Bahasa akan memberi dampak langsung terhadap kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperkuat citra Kendari sebagai ibu kota provinsi yang terus berbenah. “Kami mendukung langkah pemerintah kota. Penataan ruang publik seperti ini penting agar Kendari semakin tertib, indah, dan memiliki daya tarik yang baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, menjelaskan bahwa unsur penghijauan akan menjadi salah satu fokus utama dalam konsep penataan. Pemilihan tanaman, pola tanam, dan perawatan kawasan akan disesuaikan dengan karakter lingkungan perkotaan agar hasilnya tidak hanya indah dipandang, tetapi juga berkelanjutan. Dengan demikian, bundaran dapat berfungsi sebagai ruang hijau yang memberi manfaat ekologis sekaligus estetis.

Rencana penataan Bundaran Adi Bahasa juga diharapkan dapat mendukung agenda besar Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan kota yang bersih, tertata, dan layak huni. Berdasarkan berbagai informasi pembangunan kota yang dipublikasikan melalui laman resmi Pemerintah Kota Kendari di kendarikota.go.id, penataan ruang publik dan penghijauan menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan serta pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, penataan kawasan ini dipandang selaras dengan arah pembangunan kota yang menempatkan kenyamanan warga sebagai prioritas.

Pemerintah Kota Kendari berharap, setelah ditata, Bundaran Adi Bahasa dapat menjadi ikon baru yang tidak hanya mempercantik tampilan kota, tetapi juga menjadi ruang kebanggaan bersama. Kehadiran kawasan yang lebih representatif diharapkan mampu memberi kesan positif bagi siapa pun yang datang ke Kendari, sekaligus menegaskan semangat pemerintah daerah dalam menghadirkan kota yang maju, hijau, dan berdaya saing.(ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here