Putri Sultra Bersinar di UI, Neyzla Kiani Daulah Raih Prestasi Gemilang di Bidang Kesenian

0

Kendari – Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Indonesia asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Neyzla Kiani Daulah berhasil meraih predikat Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Peringkat 3 Bidang Kesenian dalam Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Batch 2 Fakultas Psikologi UI yang digelar pada 22 Mei 2026.

Neyzla merupakan mahasiswi angkatan 2023 sekaligus alumni MAN 1 Kendari. Selain aktif di dunia akademik, ia juga dikenal sebagai Runner Up 1 Anandonoa Luale Kota Kendari tahun 2022.

Prestasi yang diraih Neyzla menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari. Selama menempuh pendidikan di Universitas Indonesia, ia berhasil menorehkan berbagai prestasi di tingkat universitas, nasional hingga internasional, khususnya di bidang seni tarik suara.

Beberapa capaian prestasi yang berhasil diraih Neyzla di antaranya dua medali emas pada ajang Bali International Choir Festival (BICF) tahun 2025 bersama PSM UI Paragita untuk kategori Musica Sacra dan Mix Choir tingkat internasional.

Tak hanya itu, Neyzla juga berhasil meraih Juara 2 Vocal Solo pada ajang Psychology Summit 2025 tingkat nasional, Juara 2 Vocal Group pada UI Art War tahun 2025 dan 2023 tingkat universitas, serta Juara Favorit Solo Singing Competition Gunadarma tahun 2024 tingkat nasional.

Selain sederet penghargaan tersebut, Neyzla juga pernah meraih predikat Best Performance Vocal Solo pada kegiatan Psyonara tahun 2023 di tingkat fakultas.

Dalam proses pemilihan mahasiswa berprestasi, para peserta terlebih dahulu mengikuti tahap penjaringan kandidat dari mahasiswa Fakultas Psikologi UI. Selanjutnya, panitia menetapkan grand finalis Pilmapres Batch 2 untuk mengikuti tahapan presentasi essay di hadapan dewan juri.

Menurut Neyzla, mahasiswa tidak hanya dituntut fokus pada perkuliahan, tetapi juga perlu aktif berorganisasi dan berani mengambil kesempatan dalam berbagai kompetisi.

“Sebagai mahasiswa selain fokus dengan perkuliahan kita juga harus belajar berorganisasi dan bila berkesempatan terlibat dalam sebuah kompetisi jangan disia-siakan. Ambil peran dan lakukan sebaik mungkin karena iklim kompetisi sangat berkontribusi dalam pembentukan karakter kita,” ujarnya.

Dalam presentasinya pada grand final Pilmapres, Neyzla juga menyampaikan harapannya agar pencapaian tersebut dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa lainnya untuk berani keluar dari zona nyaman, mengenali potensi diri serta meningkatkan keyakinan atas kemampuan yang dimiliki.

Prestasi yang diraih Neyzla Kiani Daulah menjadi bukti bahwa generasi muda asal Sulawesi Tenggara mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here