Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi, Pertalite dan Biosolar Tidak Berubah

0

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di seluruh wilayah Sulawesi yang mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026 pukul 00.00 WITA.

Penyesuaian harga tersebut berlaku untuk enam provinsi di Pulau Sulawesi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada dinamika harga minyak dunia serta mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan aspek fiskal, daya beli masyarakat, dan kondisi perekonomian nasional.

“Sesuai yang kita ketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty.

Dalam penyesuaian kali ini, harga beberapa produk BBM non subsidi mengalami penurunan yang cukup signifikan. Harga Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp21.200 per liter menjadi Rp19.750 per liter atau turun sebesar Rp1.450 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) mengalami penurunan dari Rp25.350 per liter menjadi Rp21.650 per liter, atau berkurang Rp3.700 per liter. Adapun Dexlite (CN 51) turun dari Rp23.500 per liter menjadi Rp20.150 per liter atau lebih rendah Rp3.350 per liter.

Di sisi lain, Pertamina memastikan harga BBM subsidi maupun Pertamax (RON 92) tidak mengalami perubahan. Harga Pertamax tetap Rp16.650 per liter, Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Kitty menegaskan, selain menghadirkan harga yang kompetitif, Pertamina juga terus menjaga kualitas produk agar sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan sehingga mampu memberikan performa kendaraan yang optimal dan efisiensi penggunaan bahan bakar bagi masyarakat.

Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap mengenai harga BBM Pertamina di seluruh wilayah Indonesia melalui laman resmi MyPertamina pada menu Product Price, maupun menghubungi Pertamina Customer Solution 135 untuk informasi layanan dan produk.

Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pengguna BBM non subsidi sekaligus tetap menjaga keseimbangan antara kondisi pasar energi dan daya beli masyarakat. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here