Kendari — Pemerintah Kota Kendari resmi membuka kegiatan Semarak IKM Merdeka sekaligus meresmikan pengoperasian Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Olahan Pangan Kota Kendari pada Kamis (10/9/2026). Perhelatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (12/9/2026) ini menghadirkan berbagai agenda pelayanan publik, bazar UMKM, hingga kegiatan sosial.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Kendari, ASPIRA, GENDI, Komisariat Universitas Halu Oleo (UHO), serta seluruh sponsor dan elemen masyarakat yang berkolaborasi menyukseskan acara tersebut.
Siska Karina Imran, mengungkapkan bahwa gedung Sentra IKM ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat pada tahun 2021. Namun, fasilitas tersebut sempat tidak dimanfaatkan dan dalam kondisi terbengkalai.
”Awalnya tempat ini kosong dan tidak dimanfaatkan. Melalui inisiasi dari Kadis Disnakerperin yang baru, fasilitas ini akhirnya bisa kita hidupkan kembali sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota Kendari.
Beliau menambahkan, potensi sektor olahan pangan di Kota Kendari terbilang sangat besar. Berdasarkan data Disnakerperin, saat ini terdapat sekitar 600 IKM olahan pangan yang telah menyerap kurang lebih 1.500 tenaga kerja.
”Coba bayangkan kalau tempat ini dibiarkan mubazir, berapa banyak potensi ekonomi yang hilang. Pengaktifan Sentra IKM ini akan memberikan multiplier effect, tidak hanya untuk jual beli produk pangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk ajang pertunjukan, kegiatan olahraga, hingga pelayanan umum,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, walikota juga memaparkan capaian indikator makro ekonomi Kota Kendari yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah terbukti berjalan linier dengan stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat. Selain itu, tingkat pengangguran terus menunjukkan penurunan seiring terciptanya ruang-ruang usaha baru. Atas keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi dan tata kelola pemerintahan, Pemkot Kendari juga berhasil meraih penghargaan nasional dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Kendari, Dr. Farida Agustina M., S.E., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa agenda Semarak IKM Merdeka berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, PP Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perwilayahan Industri, serta Permenperin Nomor 14 Tahun 2021.
”Selama tiga hari ke depan, ada sembilan rangkaian kegiatan utama yang kami gelar, mulai dari talkshow kewirausahaan, sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, bazar IKM, Gerakan Pangan Murah (GPM), pelayanan adminduk gratis, donor darah dan cek kesehatan, hingga lomba mewarnai untuk anak PAUD/TK,” jelas Farida.
Kegiatan ini juga merangkaikan Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tingkat Kota Kendari dengan menggelar senam gembira bersama masyarakat pada Jumat (11/9/2026).
Momentum peresmian ini turut diwarnai dengan publikasi raihan Piagam Penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kota Kendari berhasil menyabet predikat sebagai Pemenang Kategori Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Kota/Kabupaten Regional Sulawesi. Penghargaan tersebut ditandatangani oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono. (HenQ)



























