KENDARI – Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, meminta seluruh pihak terkait untuk meningkatkan upaya pencegahan dan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda. Menurutnya, ancaman narkoba harus ditangani secara serius karena dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulham Damu saat memberikan tanggapan terkait pentingnya penguatan program pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan, Selasa (14/4/2026).
Ia menilai peran Dinas Pendidikan sangat penting dalam memberikan edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan kepada para siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
“Kita berharap khususnya di tingkatan usia didik, Dinas Pendidikan harus lebih gencar melakukan sosialisasi dan turun langsung ke sekolah-sekolah,” ujarnya.
Selain upaya edukasi, politisi PDI Perjuangan tersebut juga mendorong keterlibatan aktif aparat penegak hukum serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari dalam melakukan pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar.
Salah satu langkah yang diusulkan adalah pelaksanaan tes urin secara berkala dan bersifat mendadak atau spot check di sekolah-sekolah sebagai bentuk pengawasan sekaligus pencegahan.
“Kita harapkan BNN dan aparat penegak hukum melakukan tes urin yang sifatnya mendadak. Jadi sekaligus kita melakukan pengawasan dan pengendalian. Intinya DPRD mendorong supaya ini dilaksanakan semaksimal mungkin,” tegasnya.
Menurut Zulham, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda apabila tidak dicegah sejak dini. Karena itu, pengawasan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara ketat dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kota Kendari untuk mendukung program-program pencegahan narkoba yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Kendari, termasuk jika diperlukan dukungan anggaran untuk kegiatan sosialisasi maupun pengawasan di sekolah-sekolah.
“Kalau perlu dianggarkan secara khusus untuk melakukan sosialisasi agar program ini berjalan lebih serius. DPRD siap mendukung. Anggarannya juga tidak terlalu besar, yang penting ada perencanaan yang jelas mengenai jadwal pelaksanaan dan sasaran sekolah yang akan dilakukan tes,” ungkapnya.
Zulham berharap program pencegahan narkoba dapat menjangkau seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Kota Kendari, sehingga upaya perlindungan terhadap generasi muda dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Pokoknya apa yang menjadi kebutuhan Pemerintah Kota Kendari untuk memberantas narkoba di kalangan pelajar, kami siap mendukung sepenuhnya,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Dinas Pendidikan, BNN, aparat penegak hukum, pihak sekolah, serta masyarakat, diharapkan Kota Kendari dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, serta bebas dari narkotika.
























