Raih TOP BUMD Awards 2026, Pemkot Kendari Dapat Apresiasi dari DPRD

0

KENDARI – DPRD Kota Kendari memberikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Kendari meraih penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026. Penghargaan tersebut dinilai menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola aset dan badan usaha milik daerah secara profesional serta berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah.

Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, mengatakan bahwa capaian tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan adanya peningkatan kinerja dan tata kelola yang baik dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurutnya, DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dengan memberikan dukungan terhadap program yang berjalan baik sekaligus memberikan masukan apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.

“Kalau betul dan mendapatkan hasil yang maksimal, kita apresiasi. Kalau salah, kita ingatkan. Itulah wujud kemitraan yang sesungguhnya,” ujar Zulham Damu saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan bahwa dukungan DPRD tidak hanya terbatas pada pengelolaan BUMD dan BUMDes, tetapi juga mencakup berbagai sektor strategis lainnya seperti pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan tata kelola keuangan daerah.

“Dukungan kami bisa dalam bentuk regulasi jika memang dibutuhkan, maupun dukungan sistem. Semua kami support,” katanya.

Optimalkan Pengawasan untuk Dorong PAD

Zulham menjelaskan bahwa DPRD akan terus mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan BUMD dan berbagai program yang menggunakan anggaran daerah. Hal tersebut penting dilakukan karena seluruh kegiatan yang dibiayai melalui APBD harus memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan daerah.

Menurutnya, keberhasilan BUMD memiliki hubungan langsung dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pengawasan dan evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Pengawasan kita optimalkan karena berujung pada Pendapatan Asli Daerah. Di situ ada kewajiban DPRD untuk memastikan dana yang digunakan bisa bekerja maksimal,” tegasnya.

Selain pengawasan, DPRD juga siap memberikan dukungan melalui kebijakan, regulasi, maupun penganggaran guna mendorong inovasi dan pengembangan usaha daerah yang lebih kompetitif.

Wujudkan Kemandirian Fiskal Daerah

Lebih lanjut, Zulham menyampaikan bahwa tujuan utama dari penguatan BUMD dan optimalisasi PAD adalah mewujudkan kemandirian fiskal daerah. Dengan meningkatnya pendapatan daerah, Kota Kendari diharapkan mampu membiayai pembangunan secara lebih mandiri tanpa ketergantungan yang besar terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

“Harapan kita ini bisa menjadi income yang menambah pundi-pundi daerah, sehingga kita bisa merencanakan pembangunan secara mandiri secara fiskal. Mau ada transfer atau tidak, kita sudah siap melalui kemandirian sendiri,” ungkapnya.

Ia juga berharap semangat peningkatan kinerja yang ditunjukkan melalui raihan penghargaan TOP BUMD Awards 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang memiliki peran dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah.

“Spirit ini harus ditularkan sampai menyasar semua segmen. Semangatnya sudah oke, penghargaannya sudah oke, sehingga kinerjanya semakin maksimal,” pungkasnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Kendari melalui Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menerima penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Jakarta pada 13 April 2026. Penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan daerah dalam mengelola badan usaha milik daerah secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here