Kendari — Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Kota Kendari Tahun 2026 di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Kendari tersebut dihadiri Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, tokoh agama, serta peserta MTQ dari seluruh kecamatan se-Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan bahwa MTQ merupakan agenda keagamaan rutin yang memiliki nilai strategis dalam membangun karakter masyarakat religius, bertakwa, dan berakhlak mulia melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi sarana syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qurani yang unggul di Kota Kendari,” ujar Siska Karina Imran.
Wali Kota menjelaskan, pelaksanaan MTQ tahun ini mengusung konsep yang lebih sederhana sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah di tengah kondisi keuangan nasional.
Jika tahun sebelumnya pelaksanaan melibatkan defile kecamatan dan rangkaian kegiatan besar di luar ruangan, tahun ini kegiatan difokuskan pada pelaksanaan inti secara lebih khidmat di dalam ruangan.
Meski dilaksanakan secara sederhana, Wali Kota menegaskan bahwa penyederhanaan tersebut tidak mengurangi nilai sakral maupun tujuan utama MTQ.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi makna. Justru kita ingin lebih menitikberatkan kualitas pelaksanaan dan pembinaan peserta,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan berbagai capaian pembangunan daerah, termasuk penunjukan Kota Kendari sebagai tuan rumah UCLG ASPAC 2026 yang akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Kendari ke-195.
Menurutnya, agenda internasional tersebut diproyeksikan memberikan dampak ekonomi besar melalui sektor UMKM, pariwisata, jasa, serta promosi potensi daerah di tingkat dunia.
Pemerintah Kota Kendari membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki produk unggulan untuk ikut serta dalam expo UMKM, pesta kuliner, hingga pertunjukan budaya tradisional yang menjadi rangkaian kegiatan internasional tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk menampilkan produk terbaiknya karena pemerintah akan memfasilitasi promosi hingga tingkat nasional dan internasional,” ungkapnya.
Wali Kota berharap MTQ XXXI mampu melahirkan qori dan qoriah terbaik yang tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga menjadi teladan dalam pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara LPTQ, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam memperluas gerakan pembelajaran Al-Qur’an di Kota Kendari.
Laporan Panitia dan Cabang Lomba
Sebelumnya, Ketua Panitia melaporkan bahwa MTQ XXXI merupakan bagian dari program kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Kendari yang bertujuan menumbuhkan minat baca, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur’an, meningkatkan kualitas peserta, serta menyeleksi kafilah terbaik menuju MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
MTQ Tingkat Kota Kendari Tahun 2026 mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia, Cerdas, dan Berdaya Menuju Kendari Semakin Maju.”
Peserta dari seluruh kecamatan mengikuti 10 cabang lomba yang dipertandingkan, yakni:
- Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Dewasa
- Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Anak-anak
- Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan 1 Juz
- Cabang Hifzil Qur’an Golongan 5 Juz
- Cabang Hifzil Qur’an Golongan 10 Juz
- Cabang Hifzil Qur’an Golongan 20 Juz
- Cabang Hifzil Qur’an Golongan 30 Juz
- Cabang Qira’at Mujawwad
- Cabang Qira’at Murattal Dewasa
- Cabang Tafsir Bahasa Arab
Pelaksanaan MTQ berlangsung pada 15–16 April 2026, sementara penutupan sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang direncanakan dilaksanakan di Balai Kota Kendari.
Pembukaan MTQ turut dirangkaikan dengan pelantikan dewan hakim serta launching resmi pelaksanaan MTQ XXXI oleh Wali Kota Kendari. (HenQ)


























