Camat Kadia Pimpin Evaluasi RT/RW Kelurahan Bende, Perkuat Sosialisasi Program Jemput Sampah

0

Kendari – Camat Kadia, Hasman Dani, menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program pengelolaan sampah berbasis penjemputan langsung dari rumah warga sesuai arahan Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM. Komitmen tersebut disampaikan saat memimpin pertemuan evaluasi bersama Ketua RT dan RW se-Kelurahan Bende, Jumat (5/6/2026) sore.

Pertemuan yang berlangsung di Kelurahan Bende itu turut dihadiri Lurah Bende Muh. Adi Nias, Sekretaris Kelurahan Andi Suryanagara, Ketua LPM Bende Aswan, serta pihak pengelola sampah CV Barakati Anugrah Mandiri yang diwakili Ramadhan.

Dalam arahannya, Hasman Dani menekankan bahwa Kecamatan Kadia mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Kendari untuk menjadi wilayah percontohan atau pilot project dalam pengelolaan sampah berbasis pelayanan langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Sesuai arahan Ibu Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, Kecamatan Kadia diharapkan menjadi pilot project pengelolaan sampah di Kota Kendari. Karena itu, seluruh RT dan RW harus mengambil peran aktif dalam menyosialisasikan program ini kepada masyarakat,” ujar Hasman Dani.

Ia menjelaskan, program penjemputan sampah oleh pihak ketiga merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan kebersihan sekaligus mengubah pola pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga. Melalui sistem tersebut, warga tidak lagi kesulitan membuang sampah karena akan dijemput langsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Hasman Dani juga meminta para Ketua RT dan RW untuk memastikan seluruh warga memahami manfaat program tersebut. Menurutnya, keberhasilan Kecamatan Kadia sebagai wilayah percontohan akan menjadi referensi bagi kecamatan lain di Kota Kendari.

“Kalau Kadia berhasil, maka ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain. Karena itu, saya berharap seluruh RT dan RW bergerak bersama, melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Lurah Bende Adi Nias menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berharap seluruh perangkat lingkungan dapat menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dan masyarakat sehingga informasi mengenai mekanisme pengelolaan sampah dapat diterima dengan baik oleh warga.

Dalam sesi diskusi, Ketua RW 06 Kelurahan Bende, Junaidin Umar, menegaskan pentingnya koordinasi antar RT untuk memastikan pelaksanaan program berjalan maksimal.

“Koordinasi yang baik antar RT sangat diperlukan agar sosialisasi berjalan seragam dan seluruh warga mendapatkan informasi yang sama terkait program ini,” ujarnya.

Ketua LPM Kelurahan Bende, Aswan, juga mendorong adanya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan RT dan RW. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengukur efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

Melalui pertemuan evaluasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Kadia menunjukkan keseriusannya dalam menindaklanjuti arahan Wali Kota Kendari untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai pilot project pengelolaan sampah. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat sekaligus menjadi model pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di seluruh Kota Kendari. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here