Kendari — Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat reformasi birokrasi melalui penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Manajemen Talenta ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari yang digelar di Aula Samaturu, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari itu dibuka Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, yang membacakan sambutan Wali Kota Kendari.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Kendari, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala puskesmas, direktur rumah sakit, serta jajaran aparatur sipil negara lingkup Pemerintah Kota Kendari.
Dalam sambutan Wali Kota Kendari yang dibacakan Wakil Wali Kota Sudirman, ditegaskan bahwa penerapan manajemen talenta ASN merupakan langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.
Manajemen talenta dinilai menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap pegawai ditempatkan sesuai kompetensi, potensi, dan capaian kinerja terbaik yang dimiliki.
“Reformasi birokrasi menuntut pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih sistematis, objektif, transparan, dan akuntabel. Karena itu penerapan manajemen talenta menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda,” ujar Sudirman saat membacakan sambutan Wali Kota.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Kendari telah menunjukkan komitmen nyata melalui pelaksanaan ekspos manajemen talenta pada Februari 2026 sebagai bagian dari penguatan sistem merit di lingkungan pemerintahan daerah.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Kendari juga telah menerima persetujuan penerapan manajemen talenta dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 4 Maret 2026. Persetujuan tersebut menjadi dasar implementasi sistem manajemen talenta secara menyeluruh di seluruh perangkat daerah.
Melalui sistem ini, pemerintah daerah diharapkan mampu mengidentifikasi ASN berpotensi dan berkinerja unggul untuk dipersiapkan menduduki jabatan strategis, baik jabatan pimpinan tinggi, administrator maupun pengawas.
Selain itu, manajemen talenta juga mendorong terbentuknya pola karier ASN yang jelas, terencana, dan berbasis sistem merit sehingga setiap pegawai memiliki kesempatan berkembang secara adil sesuai kompetensi dan prestasi.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga dirangkaikan dengan pengenalan Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) yang diharapkan mampu memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data, meningkatkan efisiensi program dan anggaran, serta memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada ASN terkait parameter, komponen, serta indikator penilaian potensi dan kinerja dalam manajemen talenta sesuai ketentuan Badan Kepegawaian Negara.
Ia menjelaskan, manajemen talenta diarahkan untuk menghasilkan talenta ASN yang masuk dalam sembilan kotak manajemen talenta, khususnya pada kategori suksesor jabatan strategis.
Peserta kegiatan terdiri dari pimpinan OPD, kepala bagian, camat, lurah, kepala puskesmas, serta unsur rumah sakit daerah dengan total lebih dari 100 peserta yang hadir secara langsung, ditambah peserta daring melalui live streaming yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Kendari berharap seluruh perangkat daerah dapat mendukung pelaksanaan manajemen talenta secara berkelanjutan melalui penyediaan data kinerja yang akurat, pengembangan kompetensi ASN, serta komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional. (HenQ)


























