Kendari — Pemerintah Kota Kendari menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka studi komparasi peningkatan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Selasa (14/4/2026).
Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Rombongan diterima Wali Kota Kendari didampingi Sekretaris Daerah, Inspektur, Ketua TP PKK, serta jajaran kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Kendari, di antaranya Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BKPSDM, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, Damkar, hingga Direktur Rumah Sakit Kota Kendari.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari memaparkan berbagai strategi pembangunan daerah yang berkontribusi terhadap peningkatan IPM Kota Kendari. Fokus utama yang disampaikan meliputi program pendidikan wajib belajar, peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan pembangunan sumber daya manusia, hingga stabilitas ekonomi daerah.
Selain sektor pendidikan dan kesehatan, Wali Kota juga menjelaskan langkah Pemerintah Kota Kendari dalam menjaga pengendalian inflasi daerah melalui koordinasi lintas sektor serta identifikasi program prioritas pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Paparan tersebut sekaligus memperkenalkan kesiapan Kota Kendari sebagai tuan rumah agenda internasional UCLG ASPAC tahun 2026, yang diharapkan menjadi momentum peningkatan daya saing kota serta promosi pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Kunjungan kerja ini menjadi ruang pertukaran pengalaman antar daerah dalam memperkuat kebijakan pembangunan berbasis indikator IPM, termasuk strategi peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap tantangan pembangunan modern.
Pemerintah Kabupaten Kudus berharap hasil studi komparasi tersebut dapat menjadi referensi dalam mempercepat peningkatan kualitas pembangunan manusia di daerahnya.
Kegiatan berlangsung dengan sesi diskusi dan pemaparan materi antar perangkat daerah, sebagai bentuk kolaborasi dan pembelajaran bersama antar pemerintah daerah di Indonesia. (HenQ)


























