Jenazah Sri Yastin Asrun Tiba di Kendari, Keluarga dan Masyarakat Berikan Penghormatan Terakhir

0

KENDARI – Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah almarhumah Dra. Hj. Sri Yastin Asrun, MM di Kota Kendari, Senin (15/6/2026). Almarhumah meninggal pagi tadi di RSUP dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar. Ribuan masyarakat, keluarga, sahabat, dan kerabat menyambut kepulangan terakhir sosok yang dikenal sebagai birokrat senior, tokoh perempuan, dan mantan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari tersebut.

Sejak pagi hari, rumah duka di Jalan Syekh Yusuf, Kota Kendari, telah dipadati pelayat yang datang untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar almarhumah. Warga dari berbagai kalangan tampak silih berganti hadir sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan duka cita atas kepergian sosok yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat.

Suasana duka semakin terasa menjelang sore saat keluarga besar dan kerabat mulai berkumpul menanti kedatangan jenazah dari Makassar. Sejak pukul 17.00 WITA, area rumah duka dipenuhi pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.

Dari Bandara Haluoleo hingga menuju rumah duka, iring-iringan kendaraan pengantar jenazah mendapat sambutan masyarakat yang berdiri di sepanjang jalan. Tangis haru mengiringi perjalanan terakhir almarhumah menuju kediamannya di Kota Kendari.

Turut mendampingi dan menghantar jenazah almarhumah, suami tercinta yang juga mantan Wali Kota Kendari dua periode, Asrun. Hadir pula kedua putra almarhumah, Adriatma Dwi Putra bersama sang istri Siska Karina Imran, serta Asrizal Pratama Putra bersama istri. Rombongan keluarga juga didampingi Wakil Bupati Konawe Selatan, Wakil Walikota Sudirman beserta istri, Sekda Kota Kendari, serta kerabat dekat yang ikut mengantar almarhumah hingga tiba di rumah duka.

Jenazah Dra. Hj. Sri Yastin Asrun, MM tiba di rumah duka sekitar pukul 19.15 WITA. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan para pelayat yang telah menunggu sejak sore hari.

Sejumlah tokoh penting Sulawesi Tenggara tampak hadir memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga. Di antaranya Hugua, mantan Wali Kota Kendari Masyhur Masie Abunawas, mantan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas, serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Kendari dan tokoh masyarakat lainnya.

Malam ini, jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Jalan Syekh Yusuf. Arus pelayat terus berdatangan hingga larut malam untuk mendoakan almarhumah dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kepergian Sri Yastin Asrun meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari. Semasa hidupnya, almarhumah dikenal sebagai birokrat yang mengabdikan diri di lingkungan Pemerintah Kota Kendari serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari selama masa kepemimpinan Asrun, almarhumah turut berperan dalam berbagai program pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Berdasarkan rencana keluarga, jenazah akan dimakamkan pada Selasa, 16 Juni 2026, sebelum waktu Zuhur di kompleks pemakaman keluarga di Besulutu.

Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan. Bagi masyarakat Kendari, Sri Yastin Asrun bukan hanya seorang birokrat dan tokoh perempuan, tetapi juga sosok yang dikenal ramah, sederhana, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi daerah, namun jejak pengabdian dan keteladanan yang ditinggalkannya akan terus dikenang sepanjang masa. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here