Pemkot Kendari Tegaskan Plt Dirut RSUD Hanya Sementara, Definitif Segera Ditunjuk

0

Kendari – Pemerintah Kota Kendari memberikan penjelasan terkait pemberitaan mengenai jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari yang tengah menjadi sorotan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menegaskan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD hanya bersifat sementara untuk mengisi kekosongan jabatan setelah pejabat sebelumnya tidak lagi menjabat.

Menurutnya, jabatan Plt tersebut diisi oleh Kepala Dinas Kesehatan karena sebelumnya terjadi kekosongan setelah Direktur RSUD sebelumnya, dr. Sukirman, tidak lagi menjabat.

“Plt Direktur RSUD hanya untuk mengisi kekosongan jabatan sepeninggal dr. Sukirman. Secara regulasi, masa Plt itu maksimal tiga bulan,” ujar Sahuriyanto. Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, secara garis koordinasi, Kepala Dinas Kesehatan memang memiliki tanggung jawab membina dan mengoordinasikan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Kendari.

Selain RSUD Kota Kendari, Dinas Kesehatan juga mengoordinasikan RSUD Antero Hamra serta 15 puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Kendari.

Karena itu, menurutnya, penunjukan Kepala Dinas Kesehatan sebagai Plt Direktur RSUD merupakan langkah administratif untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik.

“Secara garis koordinasi sebagai Kepala Dinas Kesehatan memang mengoordinir dua rumah sakit, yakni RSUD Kota Kendari dan RSUD Antero Hamra, serta 15 puskesmas di Kota Kendari,” jelasnya.

Sahuriyanto menambahkan, jabatan Direktur RSUD merupakan posisi yang sangat strategis sehingga pejabat yang mengisi posisi tersebut, meskipun sebagai Plt, harus memiliki kapasitas dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Karena jabatan direktur RSUD ini sangat strategis, maka Plt yang ditunjuk juga harus memiliki kapasitas dan integritas dalam melayani warga yang berobat di RSUD,” katanya.

Ia memastikan Pemerintah Kota Kendari tengah menyiapkan proses penunjukan pejabat definitif untuk memimpin rumah sakit tersebut.

“Insya Allah setelah Lebaran Idulfitri nanti sudah akan ada direktur yang definitif,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kendari juga meminta masyarakat untuk bersabar dan tidak khawatir terhadap pelayanan kesehatan di RSUD.

Menurut Sahuriyanto, yang paling penting saat ini adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan profesional.

“Jadi mohon menunggu dan bersabar saja. Yang terpenting pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat tetap berjalan dan profesional,” pungkasnya. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here