35 Kontingen Kota Kendari Ikuti PENAS XVII di Gorontalo, Serap Inovasi Pertanian Menuju Swasembada Pangan

0

GORONTALO, TRIJAYAKENDARI.COM – Pemerintah Kota Kendari mengirimkan 35 peserta untuk mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026.

Kontingen Kota Kendari terdiri atas petani, penyuluh pertanian, serta pendamping dari Dinas Pertanian Kota Kendari. Kehadiran mereka menjadi bagian dari sekitar 13.000 peserta dari seluruh Indonesia yang mengikuti agenda nasional tersebut.

PENAS XVII secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet, anggota DPR RI, Gubernur Gorontalo beserta jajaran pemerintah daerah, serta ribuan petani, nelayan, penyuluh pertanian, dan pelaku utama sektor pertanian dari seluruh Indonesia. Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045,” kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian dan perikanan nasional.

Kehadiran ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah dalam PENAS XVII tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi di bidang pertanian. Perhelatan nasional tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo melalui meningkatnya aktivitas sektor perdagangan, jasa, transportasi, perhotelan, hingga usaha mikro selama pelaksanaan kegiatan.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah. Menurutnya, di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia harus mampu memperkuat kemandirian pangan dengan mengoptimalkan potensi sektor pertanian dan perikanan nasional.

Wapres juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong berbagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian, di antaranya mempermudah akses pupuk bersubsidi bagi petani serta melakukan revitalisasi pabrik pupuk nasional agar kebutuhan pupuk dapat terpenuhi secara optimal.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, mengatakan keikutsertaan kontingen Kota Kendari merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

“PENAS merupakan momentum penting bagi petani, penyuluh, dan seluruh pelaku pertanian untuk memperoleh pengetahuan baru, memperluas jaringan, serta mempelajari berbagai inovasi dan teknologi yang dapat diterapkan dalam pengembangan pertanian di Kota Kendari,” ujar Imran Ismail.

Menurutnya, berbagai materi dan pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat diterapkan di daerah sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Selama enam hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gelar dan temu teknologi, temu wicara bersama pejabat tinggi kementerian, temu profesi, rembug Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), pameran pertanian, perikanan, kehutanan, hingga Expo Agrikultur yang menampilkan berbagai inovasi dari seluruh Indonesia. Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026 dan direncanakan dihadiri Presiden Republik Indonesia.

PENAS sendiri merupakan agenda nasional yang bertujuan menjadi wadah pertemuan, pembelajaran, serta pertukaran pengalaman antarpetani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha pertanian. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kerja sama antarpelaku sektor pertanian dan perikanan, mendorong pengembangan teknologi dan inovasi, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Indonesia.

Imran berharap seluruh peserta dari Kota Kendari dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara maksimal sehingga ilmu, pengalaman, dan teknologi yang diperoleh selama PENAS XVII dapat diimplementasikan untuk mempercepat kemajuan sektor pertanian di Kota Kendari serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here