Kendari — Pemerintah Kota Kendari terus memastikan kesiapan pelaksanaan event internasional UCLG ASPAC 2026 melalui peninjauan langsung sejumlah lokasi kegiatan oleh Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin sore (30/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Ketua DPRD Kota Kendari, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Kendari, Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

Peninjauan difokuskan pada kawasan Pantai Wisata Nambo dan ruang publik Papalimba, yang akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting and Asia-Pacific Forum 2026.
Kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung kesiapan venue sekaligus memastikan progres penataan kawasan berjalan sesuai target menjelang pelaksanaan forum internasional yang dijadwalkan berlangsung Mei 2026.

Wali Kota Kendari menegaskan, kesiapan venue menjadi perhatian utama karena Kota Kendari akan menerima ratusan delegasi pemerintah daerah dari berbagai negara kawasan Asia Pasifik.
Menurutnya, event internasional ini merupakan momentum strategis memperkenalkan potensi Kota Kendari kepada dunia, khususnya sektor pariwisata, investasi, dan ekonomi kreatif.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat kondisi infrastruktur kawasan wisata, akses jalan menuju lokasi, fasilitas publik, hingga area yang direncanakan sebagai titik kegiatan delegasi.
Selain Pantai Nambo, rombongan juga meninjau akses menuju kawasan Papalimba Abeli yang diproyeksikan menjadi lokasi gala dinner bagi para peserta UCLG ASPAC 2026.

Wali Kota meminta seluruh OPD teknis mempercepat pembenahan kawasan, terutama kebersihan lingkungan, penataan ruang publik, kenyamanan pengunjung, serta estetika kota agar mampu memberikan kesan positif bagi tamu internasional.
Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari rapat pemantapan persiapan UCLG ASPAC yang sebelumnya digelar di Aula Samaturu Balai Kota Kendari dengan melibatkan Forkopimda, Kadin, asosiasi, kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Kendari.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut,
Pemerintah Kota Kendari menargetkan seluruh kesiapan kota dapat rampung tepat waktu sehingga Kendari mampu tampil sebagai tuan rumah yang profesional dan berkelas internasional.
Pemkot Kendari optimistis penyelenggaraan UCLG ASPAC 2026 tidak hanya meningkatkan citra daerah di tingkat global, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisata, aktivitas UMKM, serta peluang investasi baru.
Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kebersihan dan keramahan kota sebagai bagian dari kesiapan menyambut delegasi mancanegara.
“Kita ingin tamu yang datang merasakan kenyamanan dan membawa kesan positif tentang Kota Kendari,” ujarnya.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Kota Kendari diharapkan mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai kota berkembang di kawasan timur Indonesia yang siap menjadi tuan rumah forum internasional. (Red)


























