Kendari – PT Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area Manager (SAM) Retail Sulawesi Tenggara (Sultra), Agung Surya Pranata, memastikan kesiapan pasokan energi di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Agung menyampaikan, pihaknya memprediksi adanya kenaikan konsumsi BBM dan LPG sebesar 6 hingga 8 persen dibandingkan hari normal. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan-Idulfitri.
“Kami sudah mempersiapkan proyeksi kebutuhan energi selama Ramadan dan Idulfitri. Seluruh lembaga penyalur kami siagakan agar distribusi tetap berjalan lancar,” ujar Agung.
Ia menjelaskan, terdapat 17 titik lembaga penyalur yang disiapkan, terdiri dari SPBU, agen dan pangkalan LPG siaga. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan bersama pemerintah daerah, stakeholder terkait, serta perbankan guna memastikan operasional tetap berjalan optimal selama libur panjang.
Pertamina juga memprediksi arus mudik di Sulawesi Tenggara mulai meningkat sekitar 13 Maret 2026 atau sepekan sebelum Idulfitri. Peningkatan konsumsi diperkirakan terjadi pada fase arus mudik awal, hari pertama dan kedua Lebaran, hingga arus balik.
“Karena libur cukup panjang, kami membagi beberapa fase peningkatan konsumsi. Seluruhnya sudah kami antisipasi melalui penguatan stok dan distribusi,” jelasnya.
Selain menjaga ketahanan stok, Pertamina Sultra juga menyiapkan sejumlah program sosial dan promo Ramadan. Di antaranya kegiatan berbagi di sejumlah SPBU di Kendari, Baubau dan wilayah lainnya.
Tak hanya itu, terdapat program loyalti bagi pengemudi ojek online pengguna aplikasi MyPertamina dengan hadiah undian sepeda motor yang akan diundi tiga kali hingga Oktober 2026.
Pertamina juga menghadirkan promo potongan harga Rp300 per liter untuk pembelian BBM tertentu menggunakan aplikasi MyPertamina setiap hari Senin dan Jumat. Sementara pada Sabtu dan Minggu, pelanggan berkesempatan memperoleh double poin yang dapat ditukar dengan voucher maupun hadiah menarik.
Agung menegaskan, pihaknya terbuka terhadap laporan masyarakat apabila ditemukan kendala distribusi BBM maupun LPG di lapangan.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Jika ada kendala, silakan disampaikan agar dapat segera kami tindaklanjuti,” tutupnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat Sulawesi Tenggara selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi dengan aman dan terkendali. (HenQ)

























