Sukseskan Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkot Kendari Kolaborasikan Distributor dan UMKM Jaga Stabilitas Harga

0

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menghadirkan warna berbeda dalam peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026. Tidak hanya fokus menstabilkan harga bahan pokok lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar selama tiga hari pada 22–24 Oktober 2026 di pelataran parkir Kantor Balai Kota Kendari, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai wadah mendongkrak perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

​Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengungkapkan bahwa GPM serentak nasional ini tidak sekadar menjadi tempat berbelanja murah bagi masyarakat, tetapi juga melibatkan total 16 distributor pangan dan 20 UMKM kuliner serta olahan pangan lokal.

​”Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok di bawah harga pasar, sekaligus kami memberikan ruang bagi 20 UMKM kuliner kita agar produknya semakin dikenal dan omset penjualannya meningkat,” ujar Abdul Rauf saat ditemui di lokasi kegiatan.

​Pelaksanaan pasar murah ini langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kendari. Pasalnya, berbagai komoditas pangan utama seperti beras, gula, minyak goreng, telur, hingga sayur-sayuran dijual jauh di bawah harga pasaran normal demi menjaga daya beli keluarga.

​Sebagai langkah nyata menekan inflasi, Dinas Ketapang bersama Perum Bulog menyediakan beras SPHP berkualitas dengan harga khusus Rp58.000 per 5 kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasaran luar yang sempat menyentuh angka Rp75.000. Tingginya antusiasme warga membuat stok beras sebanyak 2 ton yang disiapkan pada hari pertama langsung ludes diserbu pembeli.

Di sisi lain, Pemkot Kendari melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Bulog juga memperketat pengawasan distribusi pangan. Pemerintah berkomitmen memberikan tindakan tegas, termasuk pencabutan izin atau blacklist bagi toko maupun pengecer yang terbukti mempermainkan harga beras subsidi di atas ketentuan.

​Melalui sinergi erat antara distributor pangan besar dan pelaku UMKM lokal ini, Pemkot Kendari optimis perputaran ekonomi di tingkat bawah dapat terus bergairah, inflasi daerah terkendali, dan beban pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dapat diringankan secara optimal.(HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here