Kendari – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan gabungan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Katolik Sulawesi Tenggara bersama Gereja Katolik Kuasi Paroki St. Maria Diangkat Ke Surga Andonohu dengan menggelar aksi sosial donor darah, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan bertajuk “Berbagi Kasih Kemanusiaan Melalui Aksi Donor Darah” ini turut melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tenggara dan dilaksanakan di kompleks gereja usai Misa Hari Minggu, mulai pukul 11.00 WITA. Aksi tersebut diikuti umat Katolik serta masyarakat umum yang antusias mendonorkan darahnya.
Pastor Daud selaku perwakilan gereja menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas organisasi Katolik yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Gereja sangat mendukung aksi sosial ini. Sebagaimana iman tanpa perbuatan adalah mati, hari ini kita mewujudkan iman melalui darah yang kita donorkan bagi sesama tanpa memandang latar belakang. Ini adalah bentuk nyata kasih yang kita pelajari di dalam Gereja,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari pelayanan sosial gereja kepada masyarakat luas.
Ketua Pemuda Katolik Komda Sultra, Theodorus, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian kaum muda Katolik di tengah masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa peran pemuda tidak hanya di dalam gereja, tetapi juga hadir melalui aksi kemanusiaan seperti donor darah ini,” ujarnya.

Senada, Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia DPD Sultra, Rita Pirade, menekankan bahwa donor darah memberikan manfaat ganda.
“Donor darah bukan hanya soal menolong orang lain, tetapi juga menjaga kesehatan diri sendiri. WKRI sangat mendukung penuh aksi kasih sayang ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Selestianus Revliandi menambahkan, kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai kristianitas dan fraternitas di kalangan mahasiswa.
“Satu kantong darah sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit. Ini bentuk solidaritas nyata kami,” ucapnya.
Perwakilan PMI Sultra menyampaikan terima kasih atas partisipasi umat Katolik dan Ormas Katolik di Sultra, mengingat kebutuhan stok darah di wilayah ini terus meningkat.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dalam menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan. Kami berharap kolaborasi ini bisa menjadi agenda rutin ke depan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan dan harapan agar aksi sosial serupa terus bertumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan pesan yang diusung dalam kegiatan tersebut: #BerbagiKasihSayang. (Red)


























