Kendari — Pemerintah Kota Kendari sukses menggelar upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 tingkat kota di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sabtu (7/11/2026) pagi.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., memimpin jalannya kegiatan yang mengusung tema “Sehat untuk Semua, Kendari Semakin Maju”. Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sudirman, Sekretaris Daerah Amir Hasan, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta Ketua TP PKK Kota Kendari. Sementara itu, posisi pemimpin upacara diemban oleh Sekretaris Dinkes, dan sejarah singkat HKN dibacakan oleh Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Putu Agustin.
Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hj. Hasria, memaparkan sebanyak 19 rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan tenaga kesehatan. Beberapa program utama tersebut meliputi:
- Skrining TBC Terintegrasi CKG: Implementasi program Kendari Tuntas TBC yang menjangkau 62 titik dengan sasaran 6.200 orang.
- Imunisasi Kejar: Upaya melengkapi status imunisasi anak yang belum tuntas sepanjang bulan Oktober 2026.
- Kendari Peduli Serviks & Senyum Sehat: Inovasi deteksi dini kanker serviks dan perawatan gigi di 15 puskesmas dengan target total 930 orang.
- Aksi Sosial & Kesehatan: Donor darah, sunatan massal bekerja sama dengan Baznas Kota Kendari, serta bakti sosial pembagian paket gizi untuk penderita stunting dan penyakit kronis.
- Pameran dan Perlombaan: Pasar UMKM produk binaan Kota Kendari, bazar barang bekas layak pakai oleh Dharma Wanita Persatuan, hingga berbagai lomba seperti yel-yel, karaoke eksklusif, kreasi pangan lokal non-beras, serta Kendari Heart Check.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran menekankan bahwa peringatan HKN tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial atau perlombaan belaka. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja, mengoreksi kekurangan, serta memastikan kebijakan kesehatan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
”Kita tidak dapat berbicara tentang sumber daya manusia yang unggul apabila kesehatan masyarakat belum menjadi prioritas utama. Kemajuan pembangunan belum bisa diklaim berhasil apabila belum dirasakan dalam bentuk masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tegasnya di hadapan para peserta upacara.
Wali Kota juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, dan petugas lapangan yang menjadi garda terdepan. Ia mengingatkan agar para tenaga kesehatan senantiasa menjaga profesionalisme, integritas, serta empati tanpa membeda-bedakan status sosial maupun ekonomi pasien.
Acara kemudian resmi dibuka ditandai dengan pelepasan balon oleh Wali Kota Kendari, yang sekaligus menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan HKN ke-62 hingga pertengahan November mendatang.(HenQ)


























