KENDARI – Anggota Komite IV DPD RI perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senator Leni Andriani Surunuddin, B.Bus., M.Com., menghadiri malam puncak sekaligus penutupan rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Sultra 2026 di Area Utama Eks MTQ Kendari, Minggu malam (25/10/2026).
Kehadiran Senator Leni menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan di Sulawesi Tenggara.
Dalam kegiatan tersebut, Senator Leni turut mendampingi prosesi peresmian di atas panggung bersama Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, dan Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra.
Malam penutupan BIK Sultra 2026 ditandai dengan peluncuran dua layanan finansial baru Bank Sultra, yakni layanan nasabah prioritas SUPRIME (Sultra Prime) dan Safe Deposit Box (SDB).
Peluncuran tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”.
BIK Sultra 2026 berlangsung selama dua hari, mulai 24 hingga 25 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan peningkatan inklusi dan literasi keuangan yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra bersama industri jasa keuangan di daerah.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mengenal beragam produk dan layanan keuangan formal serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sebagai Anggota Komite IV DPD RI yang mewakili Sulawesi Tenggara, kehadiran Senator Leni dalam agenda tersebut juga menempatkan isu akses keuangan sebagai salah satu perhatian penting dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah.
Perluasan akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah dijangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Selain Senator Leni, kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Walikota Kendari Siska Karina Imran, Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra, Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra Edwin Permadi, serta Kepala Kantor Perwakilan LPS III Makassar Fuad Zaen.
Hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah Sultra Muhammad Fadlansyah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala daerah se-Sulawesi Tenggara.
Penutupan BIK Sultra 2026 diharapkan memperkuat sinergi pemerintah daerah, regulator, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperluas akses keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Anoa. (HenQ)


























