KONAWE – Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai pelaksanaan tauziah malam ketujuh almarhumah Dra. Hj. Sri Yastin Asrun, MM yang berlangsung di Desa Puluwaru, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Senin (22/6/2026) malam.
Sejak usai salat Magrib, masyarakat, keluarga besar, sahabat, dan sejumlah pejabat daerah mulai memadati lokasi pelaksanaan tauziah untuk bersama-sama mendoakan almarhumah yang wafat pada 15 Juni 2026 lalu.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir, serta tausiah agama dibawakan KH.Syukring Samsuddin yang mengajak para jemaah untuk meneladani nilai-nilai kehidupan dan pengabdian yang telah ditunjukkan almarhumah semasa hidupnya.

Tampak hadir mantan Wali Kota Kendari Ir. H. Asrun bersama kedua putranya, Adriatma Dwi Putra bersama Istri Siska Karina Imran dan Asrizal Pratama Putra beserta istri Andi Dea Nopitasari beserta keluarga besar. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan, kerabat, dan sahabat yang selama ini mengenal dekat sosok almarhumah.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para jemaah larut dalam doa yang dipanjatkan untuk almarhumah. Banyak di antara mereka yang mengenang Sri Yastin Asrun sebagai sosok perempuan sederhana, ramah, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Semasa hidupnya, Sri Yastin Asrun dikenal sebagai birokrat senior di lingkungan Pemerintah Kota Kendari. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari selama dua periode, mendampingi kepemimpinan Asrun sebagai Wali Kota Kendari. Berbagai program pemberdayaan keluarga, perempuan, dan masyarakat menjadi bagian dari pengabdiannya yang hingga kini masih dikenang.

Tauziah malam ketujuh ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penghormatan kepada almarhumah atas dedikasi dan kontribusinya bagi pembangunan daerah. Doa-doa yang dipanjatkan para jemaah diharapkan menjadi amal kebaikan yang mengiringi perjalanan almarhumah di sisi Allah SWT.
Keluarga besar almarhumah menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, sahabat, dan pejabat yang telah memberikan dukungan, perhatian, serta doa sejak almarhumah wafat hingga pelaksanaan tauziah malam ketujuh.
Meski telah berpulang, jejak pengabdian Dra. Hj. Sri Yastin Asrun, MM akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara. (HenQ)


























