Kecamatan Kadia Uji Coba Tim Motoris Sampah, Layani Gang Sempit yang Tak Terjangkau Mobil di Kelurahan Bende

0

Kendari – Pemerintah Kecamatan Kadia terus melakukan inovasi dalam mendukung program pilot project pengelolaan persampahan Pemerintah Kota Kendari. Kali ini, Kecamatan Kadia mulai melakukan uji coba tim motoris sampah untuk menjangkau kawasan permukiman yang tidak dapat dilalui mobil pengangkut sampah.

Uji coba tersebut dilaksanakan di salah satu kawasan perumahan di Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Jumat (19/6/2026).
Camat Kadia, Hasman Dani, mengatakan kehadiran tim motoris merupakan solusi untuk mengatasi persoalan pengangkutan sampah di gang-gang sempit maupun kawasan permukiman yang sulit diakses armada roda empat.

“Tim motoris ini kami uji coba untuk melayani warga yang berada di gang sempit atau lokasi yang tidak bisa dijangkau mobil pengangkut sampah. Dengan begitu, seluruh masyarakat tetap mendapatkan layanan persampahan secara optimal,” ujar Hasman Dani.

Menurutnya, inovasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan sistem pengelolaan persampahan yang saat ini diterapkan di Kecamatan Kadia sebagai pilot project Pemerintah Kota Kendari.

Hasman Dani menjelaskan, selama ini sistem jemput sampah dari rumah ke rumah telah berjalan di lima kelurahan di Kecamatan Kadia. Namun, masih terdapat sejumlah titik permukiman yang terkendala akses jalan sempit sehingga membutuhkan armada yang lebih fleksibel.

Melalui tim motoris, sampah dari rumah warga akan dijemput dari dalam gang, kemudian dikumpulkan pada titik tertentu untuk selanjutnya diangkut menggunakan armada pengangkut sampah menuju lokasi pengolahan.

Ia berharap inovasi ini dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan persampahan sekaligus mengurangi potensi penumpukan sampah di lingkungan permukiman.

“Kami ingin memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali, mendapatkan pelayanan yang sama. Tidak ada lagi kawasan yang tidak terlayani hanya karena akses jalannya sempit,” tegasnya.

Hasman Dani juga berharap uji coba tim motoris ini berjalan optimal sehingga dapat menjadi bagian dari penyempurnaan pilot project pengelolaan persampahan di Kecamatan Kadia sebelum diterapkan secara lebih luas di wilayah lain di Kota Kendari.

Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Pemerintah Kecamatan Kadia optimistis program pengelolaan persampahan dapat menjadi model pelayanan kebersihan yang efektif, modern, dan berkelanjutan bagi Kota Kendari. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here