Kendari — Kehadiran Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menjadi salah satu perhatian dalam pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Sulawesi Tenggara periode 2025–2030 yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (10/4/2026).
Kehadiran kepala daerah perempuan pertama di Kota Kendari itu dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan peran organisasi alumni dalam pembangunan daerah.
Momentum pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan antara alumni PMII dan pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Dalam kegiatan itu, Wali Kota Kendari berbaur bersama tokoh nasional, pimpinan daerah, akademisi, serta alumni PMII lintas generasi yang hadir mengikuti prosesi pelantikan pengurus wilayah dan sembilan cabang kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum menghimpun kekuatan alumni agar dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ia menyebut kader PMII memiliki tradisi intelektual yang kuat sejak masa kaderisasi hingga menjadi alumni, sehingga diharapkan mampu menghadirkan gagasan dan aksi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengajak seluruh alumni PMII untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Menurutnya, pemerintah daerah membuka ruang dialog bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk alumni organisasi kemahasiswaan, untuk terlibat dalam proses pembangunan.
Pelantikan IKA PMII Sultra juga menjadi momentum konsolidasi jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, legislatif, dunia usaha hingga akademisi.
Ketua IKA PMII Sultra, Ali Rahman, menegaskan organisasi alumni akan diarahkan sebagai forum pengabdian sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
Ia menambahkan, konsolidasi alumni diharapkan mampu memperkuat solidaritas internal sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Kehadiran Wali Kota Kendari dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni mahasiswa, guna mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan kolaboratif. (HenQ)


























