Jelang UCLG ASPAC 2026, Walikota Kendari Siska Karina Imran Pimpin Aksi Bersih Kawasan Pesisir Papalimba

0

Kendari — Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memimpin langsung kegiatan pembersihan bangkai kapal nelayan di kawasan pesisir Papalimba, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi pembersihan bangkai kapal yang digelar sehari sebelumnya, Selasa (31/3/2026), sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting yang akan digelar 7-9 Mei 2026, serta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke-195 Tahun 2026.

Sejak pagi hari, 1000 personel gabungan yang terdiri dari unsur Pemerintah Kota Kendari, TNI-Polri, BPBD, OPD, camat, lurah, hingga relawan masyarakat turun langsung melakukan aksi bersih kawasan pesisir.

Wali Kota Kendari menegaskan bahwa pembersihan bangkai kapal menjadi langkah strategis dalam menata wajah kota, khususnya kawasan pesisir yang akan menjadi salah satu titik perhatian tamu internasional.

Menurutnya, keberadaan kapal-kapal rusak yang lama terbengkalai tidak hanya mengganggu estetika kawasan, tetapi juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta risiko keselamatan pelayaran.

“Ini bagian dari kesiapan kita sebagai tuan rumah event internasional. Kota Kendari harus tampil bersih, tertata, dan memberikan kesan positif bagi delegasi yang datang,” ujar Siska Karina Imran di sela kegiatan.

Aksi lapangan tersebut merupakan implementasi langsung keputusan rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari bersama Sekretaris Daerah Kota Kendari, yang menetapkan pelaksanaan pembersihan bangkai kapal secara terpadu selama 3 hari ke depan.

Pemerintah Kota Kendari menargetkan sedikitnya 14 bangkai kapal yang berada di kawasan Teluk Kendari dan Papalimba dapat segera dievakuasi secara bertahap.

Selain pembersihan fisik, pemerintah juga melakukan penataan kawasan pesisir guna mendukung konsep waterfront city yang menjadi bagian penting dalam penyambutan delegasi internasional UCLG ASPAC.

Persiapan UCLG ASPAC bukan sekadar agenda seremoni, tetapi momentum mempercepat penataan kawasan strategis Kota Kendari secara berkelanjutan.

Pemerintah Kota Kendari pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan keindahan kota agar manfaat kegiatan internasional tersebut dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kita ingin event ini meninggalkan warisan positif berupa lingkungan kota yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat, dan kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat menghadapi ivent, tapi akan terus berlanjut. Dan kolaborasi tetap terus berlanjut dalam menjaga keindahan dan kelestarian kota Kendari,” tutup Walikota. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here