Kendari — Pemerintah Kota Kendari terus memastikan proses penanganan banjir di kawasan Kali Wanggu berjalan maksimal. Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Kendari Sudirman turun langsung meninjau lokasi penanganan banjir di wilayah Wanggu pada Selasa malam (12/5/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses tanggap darurat berjalan efektif di lapangan. Wali Kota didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari, Harli, bersama tim balai sungai serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lingkup Pemerintah Kota Kendari.
Di lokasi, Wali Kota memantau langsung proses penyiapan sarana dan prasarana penanganan banjir yang tengah dilakukan, termasuk kesiapan personel, alat berat, serta langkah teknis pengendalian aliran air guna mencegah dampak banjir meluas.
Selain melihat pekerjaan teknis, Wali Kota bersama rombongan juga menyusuri permukiman warga yang masih terdampak genangan air. Beberapa rumah warga terlihat masih terendam sehingga aktivitas masyarakat belum sepenuhnya kembali normal.
Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Kendari langsung memerintahkan OPD teknis agar segera menghadirkan penerangan darurat bagi warga melalui penggunaan genset di lokasi terdampak.
Instruksi tersebut diberikan agar masyarakat tetap mendapatkan penerangan pada malam hari sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan warga selama masa tanggap darurat berlangsung.
“Segera siapkan penerangan lampu melalui genset supaya warga tetap bisa beraktivitas dan merasa aman,” ujar Wali Kota saat berada di lokasi.
Tidak hanya fokus pada penanganan infrastruktur, Wali Kota Kendari juga mengecek dapur umum yang disiapkan bagi masyarakat terdampak. Ia memastikan ketersediaan makanan siap saji, air bersih, serta kebutuhan logistik warga tercukupi dengan baik.
Wali Kota berdialog langsung dengan petugas dapur umum dan relawan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar serta tepat sasaran.
Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari hingga malam hari menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Kendari dalam mengawal langsung proses penanganan bencana di lapangan. Pemerintah tidak hanya melakukan koordinasi administratif, tetapi juga memastikan implementasi penanganan berjalan cepat dan responsif.
Sinergi antara Pemerintah Kota Kendari, Balai Wilayah Sungai, OPD teknis, serta seluruh unsur terkait diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak, khususnya di kawasan aliran Kali Wanggu yang menjadi salah satu titik rawan banjir di Kota Kendari.
Pemerintah Kota Kendari juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas selama proses tanggap darurat berlangsung.
Dengan pengawasan langsung pimpinan daerah di lapangan, penanganan banjir diharapkan berjalan lebih optimal sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal (HenQ)



























