Wagub Sultra Hugua Launching Ekspor Perdana Kopdes Merah Putih Awunio, Non Tambang Tumbuh 113 Persen di Awal 2026

0

Kendari – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, melaunching ekspor perdana arang tempurung milik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Awunio, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan New Port Kendari, Sabtu (21/2/2026).

Pada ekspor perdana ini, Kopdes Merah Putih Awunio mengirimkan sebanyak 50 ton arang tempurung dengan nilai mencapai Rp750 juta. Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan ekspor non tambang Sulawesi Tenggara, khususnya dari sektor ekonomi berbasis desa.

Selaku Ketua Tim Percepatan Ekspor Sultra, Hugua menegaskan bahwa ekspor harus berjalan secara berkelanjutan dan konsisten.

“Ekspor ini tidak boleh hanya hari ini berjalan lalu berhenti. Pasar internasional membutuhkan ketersediaan barang yang stabil dan berkesinambungan,” tegasnya.

Ia memaparkan, tren ekspor non tambang Sultra menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Pada 2024, nilai ekspor non tambang tercatat sebesar Rp11,1 miliar. Angka tersebut meningkat menjadi Rp16,37 miliar pada 2025, atau tumbuh sekitar 47,5 persen.

Sementara itu, hanya dalam periode Januari–Februari 2026, nilai ekspor non tambang telah mencapai Rp35 miliar. Jika dibandingkan dengan total capaian 2025, angka tersebut meningkat sekitar 113,8 persen. Bahkan dibandingkan 2024, kenaikannya mencapai sekitar 215 persen. Hal ini menunjukkan akselerasi pertumbuhan ekspor non tambang yang signifikan di awal 2026.

Pada periode yang sama, nilai ekspor sektor tambang Sultra tercatat sebesar Rp4,4 triliun, sedangkan non tambang yang didominasi produk kelautan, perikanan, pertanian, dan perkebunan mencapai Rp35 miliar.

Hugua berharap ekspor perdana Kopdes Merah Putih Awunio dapat menjadi pemantik semangat bagi koperasi desa lainnya untuk berani menembus pasar ekspor dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Ketua Kopdes Merah Putih Awunio, Dadang, menyampaikan bahwa keberadaan koperasi tersebut memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha hingga mampu menembus pasar internasional.

Sementara itu, GM Pelindo Wilayah IV Kendari, Herryanto, mengungkapkan bahwa kini Sulawesi Tenggara telah memiliki layanan kontainer ekspor yang memungkinkan pengiriman langsung ke luar negeri. Kapasitas yang disiapkan saat ini mencapai 150 kontainer per minggu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Selatan turut mengapresiasi langkah Wakil Gubernur Sultra yang terus mendorong pelaku usaha daerah agar percaya diri bersaing di pasar global.

Ekspor perdana ini menjadi momentum strategis dalam meningkatkan daya saing produk desa sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here