Kendari – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kota Kendari dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara, yang berlangsung di Aula Tower Bank Sultra, Kamis (2/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, serta dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Direktur Utama Bank Sultra, dan jajaran lengkap Pemerintah Kota Kendari.
Turut hadir mendampingi, antara lain Kepala Bappeda, Inspektorat, Plt.Kepala BKAD, Kepala Bapenda, serta para kepala OPD lingkup Pemkot Kendari, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, serta Dinas Kesehatan.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Direktur RSUD Kota Kendari, Direktur RSUD Antero Hamra, Direktur Perumda Aneka Usaha, Direktur PDAM Tirta Anoa, serta seluruh camat se-Kota Kendari.
Penandatanganan kerja sama tersebut mencakup pengembangan layanan dan inovasi teknologi keuangan, penempatan dana pemerintah daerah, serta sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah secara daring.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Bank Sultra dan Pemerintah Kota Kendari.
“Kerja sama ini menjadi upaya bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, dan transparan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui inovasi layanan perbankan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Bank Sultra dalam menghadirkan layanan pembayaran digital yang aman, cepat, dan mudah bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menegaskan bahwa Bank Sultra memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan pendapatan daerah.
“Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membangun sistem keuangan daerah yang modern, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan capaian positif Pemkot Kendari dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari Rp343,3 miliar pada 2024 menjadi Rp409,5 miliar pada 2025, atau meningkat sekitar 19,28 persen.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan sistem digital dan layanan perbankan yang terintegrasi bersama Bank Sultra.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat terus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, memperkuat sistem keuangan berbasis elektronik, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. (HenQ)


























