Kendari – Festival Pantai Nambo 2026 siap digelar pada 7–8 November mendatang di kawasan wisata Pantai Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Mengusung tema “Satu Pantai Sejuta Karya”, kegiatan ini menghadirkan beragam perlombaan seni budaya, musik, olahraga, hingga promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Kendari, Hermawaty, ST., MT., dalam keterangannya menyampaikan bahwa festival tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi wisata Pantai Nambo sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan bakat.
Festival ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik Pantai Nambo sebagai destinasi wisata unggulan Kota Kendari. Selain menawarkan keindahan alam pesisir, kegiatan tersebut juga mengangkat kekayaan seni, budaya, dan potensi ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan festival selama dua hari pelaksanaan. Sejumlah perlombaan yang akan digelar antara lain Lomba Lulo Kreasi kategori umum, Lomba Tari Kreasi Daerah kategori umum, serta Lomba Fashion Kreatif untuk siswa sekolah dasar (SD).
Selain itu, terdapat Lomba Mosolori antarkelurahan, Lomba Musik Akustik atau Band kategori umum, serta Lomba Video Promosi Pariwisata kategori umum. Beragam perlombaan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat, komunitas seni, pelajar, dan generasi muda untuk berpartisipasi dalam memeriahkan festival.
Kegiatan ini juga menghadirkan zona UMKM dan kuliner yang memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pengunjung. Kehadiran zona tersebut diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama festival berlangsung.
Tidak hanya menampilkan seni dan budaya, Festival Pantai Nambo 2026 juga menghadirkan UT Nambo Run, sebuah kegiatan hasil kolaborasi Universitas Terbuka (UT) Kendari dan Disparekraf Kota Kendari untuk menghadirkan konsep sport tourism atau wisata olahraga. Untuk diketahui, Ini merupakan kolaborasi ke-2 setelah UT Nambo Run 1 2025 lalu.
Kolaborasi ini memadukan aktivitas olahraga dengan promosi destinasi wisata. Melalui UT Nambo Run, Pantai Nambo diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam pesisir, tetapi juga memiliki potensi sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan olahraga yang menarik bagi masyarakat.
Kehadiran UT Nambo Run diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Kendari. Integrasi olahraga dan wisata juga menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi Pantai Nambo kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui perpaduan kegiatan seni budaya, musik, olahraga, kuliner, dan ekonomi kreatif, Festival Pantai Nambo 2026 diharapkan menjadi ruang promosi yang mempertemukan potensi pariwisata dan kreativitas masyarakat.
Panitia membuka pendaftaran perlombaan mulai 12 Oktober hingga 5 November 2026. Pendaftaran seluruh lomba tersebut tidak dipungut biaya.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat melakukan pendaftaran dengan memindai kode QR yang tercantum pada poster resmi Festival Pantai Nambo 2026.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi narahubung berikut:
Sumarni Togala: 0851 4573 0628
Andi Dwi Ayu Ningtyas: 0823 2024 6661
Masyarakat, pelajar, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif di Kota Kendari maupun daerah sekitarnya diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Festival Pantai Nambo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–8 November 2026 di Pantai Nambo, Kendari. Dengan semangat “Satu Pantai Sejuta Karya”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat promosi destinasi wisata, melestarikan budaya lokal, serta membuka peluang bagi tumbuhnya kreativitas dan ekonomi masyarakat. (HenQ)



























