Kendari – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Tenggara (Sultra) masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik dalam acara inaugurasi yang digelar di Hotel Zahra Syariah Kendari, Jumat (9/1/2026).
Pelantikan tersebut mengusung tema “Merawat Ekosistem, Mengawal Ketahanan Pangan dan Membangun Kemandirian Kader.” Pengurus PW GP Ansor Sultra dilantik langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, H. Addin Jauharudin.
Momentum pelantikan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, namun juga dirangkaikan dengan peluncuran sejumlah unit usaha dan lembaga pendukung kemandirian organisasi.
Beberapa unit yang resmi diluncurkan di antaranya Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), Yayasan Ansri, Koperasi Ansor, Usaha Ansor Sultra, Ansor Property, serta Kader Usaha Ansor di bidang travel dan pariwisata.
Ketua PP GP Ansor, H. Addin Jauharudin, menilai pelantikan PW GP Ansor Sultra kali ini sarat dengan terobosan dan inovasi positif yang patut diapresiasi.
“Agenda kali ini bukan hanya pelantikan, tetapi juga dirangkai dengan inovasi-inovasi yang sangat baik, seperti koperasi, BUMA Ansor, usaha laundry, yayasan, hingga travel atau wisata,” ujarnya.
Ia berharap seluruh unit usaha tersebut dapat segera berjalan dan memberikan dampak nyata, khususnya dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi kader Ansor.
“Mudah-mudahan semua ini bisa berjalan cepat, menguntungkan secara bisnis, dan berdampak pada penciptaan lapangan kerja bagi kader serta keberlanjutan organisasi,” jelasnya.
Selain itu, Addin juga berpesan agar seluruh pengurus tetap konsisten menjalankan amanat organisasi, menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah, memperkuat kaderisasi, serta mengembangkan sumber daya manusia dan ekonomi, terutama bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Tenggara, Saninuh Kasim, menegaskan bahwa kondisi saat ini menuntut GP Ansor untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap dinamika zaman.
“Di situasi yang sulit sekarang ini, Gerakan Pemuda Ansor memang membutuhkan inovasi dari kita semua,” ungkapnya.
Menurut Saninuh, langkah strategis yang diambil adalah menyinergikan seluruh program GP Ansor dengan kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Saat ini pemerintah fokus pada ketahanan pangan, maka kami memiliki Patriot Ketahanan Pangan. Pemerintahan Presiden Prabowo juga sedang mengangkat derajat masyarakat bawah, dan Ansor mengambil bagian melalui pendirian Koperasi Ansor,” jelasnya.
Ia menambahkan, koperasi tersebut dirancang untuk melibatkan kader secara langsung dalam aktivitas ekonomi, seperti perdagangan beras dan ikan, dengan memanfaatkan ekosistem ekonomi yang selama ini belum diberdayakan secara optimal.
“Kami ingin menghidupkan kembali ekosistem ekonomi yang kita miliki untuk mendorong ekonomi kreatif dan kemandirian kader,” katanya.
Sebagai penutup, Saninuh menegaskan bahwa kemandirian ekonomi merupakan kunci utama kekuatan organisasi.
“Kita tidak bisa berbuat banyak jika tidak mandiri secara ekonomi. Ini adalah soal cara pandang,” pungkasnya.
Acara pelantikan PW GP Ansor Sultra ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Ketua PP GP Ansor H. Addin Jauharudin, Ketua PW GP Ansor Sultra Saninuh Kasim, S.H., M.H., Dewan Penasihat GP Ansor Sultra yang juga Rektor IAIN Kendari, Ketua Tanfidziyah PW NU Sultra, unsur OKP, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan di Sulawesi Tenggara. (Red)


























