Kebakaran Gudang Furniture di Jalan Banteng, Damkar Kendari Berjibaku Padamkan Api Selama Empat Jam

0

Kendari – Kebakaran melanda sebuah gudang furniture milik H. Sahararuddin di Jalan Banteng, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (2/11/2026).

Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 10.29 WITA tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas di lokasi, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian membesar hingga merembet ke bangunan gudang furniture.

Melihat kobaran api semakin membesar dan berpotensi meluas ke bangunan lainnya, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui Call Center 112 serta sejumlah laporan masyarakat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Kendari langsung mengerahkan personel dari Mako Damkarmat, Poskotik Poasia, Poskotik Benu-Benua, dan Poskotik Boulevard.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, Drs. Ahriawandy Effendy, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 10.29 WITA. Petugas kemudian bergerak empat menit setelah menerima laporan dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.43 WITA.

Dalam penanganan tersebut, Damkarmat Kendari mengerahkan lima unit kendaraan, yakni Unit 011, Unit 013, Unit 014, Unit CSR, dan Unit Rescue.

Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung melakukan upaya pemadaman dengan memprioritaskan pengendalian kobaran api, pendinginan, serta mencegah api merembet ke bagian bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Proses pemadaman dan penanganan berlangsung selama beberapa jam. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 14.25 WITA.

Dalam operasi tersebut, personel Damkarmat juga mendapat dukungan dari DAMKAR DIM 1417/KDI, Brimob, petugas PLN, serta Persatuan Driver Komunitas Tower (PDKT).

Ahriawandy mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur yang membantu proses penanganan kebakaran tersebut. Sinergi antarpersonel dan dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk mempercepat penanganan serta meminimalkan risiko meluasnya kebakaran.

Sementara itu, berdasarkan laporan situasi kejadian, jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut hingga laporan dibuat belum diketahui. Penyebab kebakaran juga masih berdasarkan informasi awal warga di sekitar lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran sampah, terutama di sekitar bangunan atau area yang terdapat material mudah terbakar.

Disdamkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan darurat Call Center 112 agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here