Kendari — Rangkaian ajang petualangan otomotif ekstrem Kendari Offroad Xtreme Adventure Challenge (KORXA) 2026 bertajuk “Track Of Unity” resmi berakhir. Malam puncak ramah tamah sekaligus penutupan kegiatan ini dipusatkan di halaman parkir Balai Kota Kendari pada Minggu (1/11/2026) malam, berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan peserta dari berbagai komunitas offroad.
Acara penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, bersama Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Asisten III Administrasi Umum, para offroader, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menyampaikan rasa bangga yang luar biasa kepada seluruh offroader yang datang dari berbagai daerah mulai dari pelosok Sulawesi, Makassar, Palopo, Luwu Timur, Parepare, Mamasa, hingga Palu dan Banggai. Ia berkelakar bahwa mereka yang menggeluti dunia offroad bukan hanya kuat dari segi mental dan fisik, tetapi juga “sultan” karena hobi otomotif ekstrem membutuhkan totalitas pengorbanan yang besar.
”Kenapa kuat? Karena offroader itu bukan hanya kuat dari sisi mental, tetapi juga harus kuat dari sisi kantong! Mana ada offroader yang tidak mengeluarkan duit banyak? Dan menurut saya, kalau sudah menjadi offroader, berarti dia sudah sultan atau konglomerat,” ujar Siska disambut gelak tawa dan tepuk tangan meriah dari ratusan peserta.
Wali Kota juga menegaskan bahwa inti dari KORXA 2026 bukanlah sekadar piala atau hadiah, melainkan wujud kebersamaan dan kekompakan. Baik di kelas Overland maupun Extreme, esensi utamanya adalah saling menunggu dan merasakan kesulitan bersama di jalur.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap perkembangan dunia otomotif dan pariwisata daerah, Wali Kota Kendari mengumumkan bahwa KORXA akan dijadikan sebagai event tahunan resmi yang didukung penuh melalui APBD lewat Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari.
”Kami sudah berkomitmen, Pemerintah Kota Kendari akan menjadikan event ini sebagai event tahunan. Kami akan support penuh melalui APBD karena offroad merupakan salah satu cabang olahraga di bawah naungan KORMI dan KONI yang juga bersinergi dengan pemberdayaan UMKM lokal kita,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor utama, serta berpesan agar para offroader dapat kembali dengan selamat ke daerah masing-masing dan membawa kesan terbaik tentang Kota Kendari.
Sementara itu, perwakilan offroader asal Makassar, Om Yunar, menyampaikan kesan dan pesannya mewakili ratusan peserta dari berbagai wilayah. Ia memuji keramahan sambutan di Sulawesi Tenggara dan mengapresiasi panitia yang telah menyediakan jalur ekstrem namun berkesan kekeluargaan yang erat.
”Suasana offroader di Sulawesi Tenggara ini jujur saya katakan penuh dengan kekerabatan dan silaturahmi. Kita satu jalur, satu rasa, satu tujuan. Urusan juara itu nomor sekian, yang penting kita bersama-sama,” ungkap Om Yunar.
Ia juga menambahkan filosofi penting bagi komunitas offroad: “Kalau kita ingin berjalan sendiri, kita mungkin bisa berjalan cepat. Tapi jika kita ingin berjalan lebih jauh, tentunya kita harus bersama-sama.” Om Yunar bersama rekan-rekan offroader bahkan menyatakan siap kembali meramaikan ajang KORXA berikutnya pada tahun 2027 mendatang, ditandai dengan pekikan yel-yel penyemangat “IOF? Yess!” yang menggema di halaman Balai Kota Kendari.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Daerah Indonesia Off-road Federation (IOF) Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Wahyu Ade Pratama Imran, turut menegaskan bahwa semangat Track Of Unity membuktikan bahwa offroad bukan sekadar menguji ketangguhan mesin di medan berat, melainkan mempererat tali persaudaraan lintas daerah yang kokoh.

Acara ditutup dengan pengundian hadiah utama yang telah disiapkan panitia. (HenQ)

























