Tujuh Jam Taklukkan Jalur Ekstrem KORXA 2026, Siska-Sudirman Nikmati Petualangan Offroad

0

Kendari – Debu tebal, jalan perkebunan, hingga lintasan sungai berbatu tak menyurutkan semangat Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Sudirman dalam menjajal tantangan Overland Kendari Offroad Extreme Adventure Challenge (KORXA) 2026, Sabtu (31/10/2026).

Mengendarai mobil offroad jenis Cherokee, pasangan kepala daerah Kota Kendari tersebut ikut merasakan langsung sensasi petualangan di medan ekstrem yang melintasi sejumlah wilayah Kota Kendari, Kabupaten Konawe, hingga Kabupaten Konawe Selatan.

Petualangan dimulai dari Balai Kota Kendari sekitar pukul 09.30 WITA. Sejak awal perjalanan, peserta langsung dihadapkan dengan karakter lintasan yang beragam, mulai dari jalan berdebu, kawasan perkebunan, hingga jalur alam yang membutuhkan ketangkasan dan kesiapan kendaraan.

Namun, KORXA 2026 tidak hanya menghadirkan tantangan otomotif. Di tengah perjalanan, Siska bersama Sudirman menyempatkan diri singgah di Kelurahan Lalodati untuk menyerahkan bantuan paket sembako kepada puluhan warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sentuhan sosial dalam rangkaian petualangan offroad.

Usai agenda sosial, rombongan kembali melanjutkan perjalanan melewati Kelurahan Watulondo, Tabanggele di Kabupaten Konawe, Puuwatu, Abeli Dalam, hingga Puuloro. Peserta juga sempat beristirahat di kawasan perkebunan sawit sebelum menghadapi lintasan berikutnya.

Tantangan semakin terasa ketika rombongan memasuki jalur dengan debu tebal. Selain membatasi jarak pandang, kondisi medan yang berat turut membuat suhu mesin kendaraan meningkat. Mobil Cherokee yang ditumpangi Siska bahkan beberapa kali mengalami mogok akibat panas mesin.

Meski demikian, situasi tersebut tidak membuat rombongan menghentikan petualangan. Setelah beristirahat untuk mendinginkan mesin, perjalanan kembali dilanjutkan bersama peserta lainnya.

Memasuki wilayah Konawe Selatan, rombongan melintasi kawasan Ranomeeto dengan jalur perkebunan warga dan aliran sungai. Salah satu tantangan paling menarik sekaligus menguji kemampuan peserta adalah lintasan sungai berbatu yang masih menyisakan air.

Di jalur tersebut, setiap kendaraan harus melewati bebatuan dengan perhitungan matang. Kekompakan antarpeserta juga menjadi faktor penting, terutama ketika salah satu kendaraan membutuhkan bantuan evakuasi sehingga perjalanan rombongan sempat melambat.

Setelah melewati sejumlah rintangan, rombongan melanjutkan perjalanan melalui kawasan perkebunan ubi di Kecamatan Konda. Perjalanan kemudian diarahkan menuju Kelurahan Baruga, Kota Kendari, dengan kawasan Amohalo menjadi titik istirahat berikutnya.

Sekitar pukul 16.30 WITA, tim Overland akhirnya tiba di Amohalo. Artinya, Siska dan Sudirman bersama rombongan berhasil menuntaskan perjalanan sekitar tujuh jam dari titik pemberangkatan di Balai Kota Kendari.

Sepanjang perjalanan, keduanya tampak menikmati pengalaman berkendara di jalur ekstrem. Kendaraan yang dipenuhi debu hingga berbagai hambatan teknis justru menjadi bagian dari pengalaman petualangan yang memberikan kesan tersendiri.

Keikutsertaan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari dalam KORXA 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang menguji ketangguhan kendaraan dan keterampilan pengemudi. Lebih dari itu, KORXA menjadi ruang membangun kebersamaan, menghadirkan kepedulian sosial, serta memperkenalkan potensi alam dan kawasan wisata di Sulawesi Tenggara.

Melalui kegiatan tersebut, jalur-jalur perkebunan, sungai, dan bentang alam yang dilalui peserta menjadi bagian dari daya tarik wisata petualangan yang dapat dikembangkan di daerah. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here