Kendari — Pemerintah Kecamatan Kadia, Kota Kendari, terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman melalui penataan kawasan bekas tempat pembuangan sampah sementara (TPS).
Upaya tersebut dilakukan dengan menata sejumlah lokasi bekas TPS dan menanam bunga untuk mempercantik lingkungan.
Kegiatan ini dipimpin langsung Camat Kadia, Hasman Dani, bersama tim kecamatan dan ketua RT setempat, Minggu (11/10/2026).
Penataan menyasar empat titik, yakni di depan Lorong Pertanian, depan Lorong Flam Oyan, depan Lorong PU, serta di depan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan untuk mengubah kawasan bekas pembuangan sampah menjadi lingkungan yang lebih tertata dan enak dipandang.
Melalui penanaman bunga, area yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah diharapkan dapat memiliki fungsi dan tampilan yang lebih baik, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Camat Kadia, Hasman Dani, mengatakan penataan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembenahan fisik, tetapi juga menjadi upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
“Kami ingin kawasan bekas TPS ini menjadi lebih bersih, tertata, dan indah. Penanaman bunga ini merupakan salah satu langkah untuk mempercantik lingkungan sekaligus mengajak masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan di wilayahnya masing-masing,” ujar Hasman.
Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar kawasan yang telah ditata dapat terus terpelihara.
Karena itu, Hasman mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya di lokasi bekas TPS yang telah dibenahi.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jangan lagi membuang sampah di lokasi yang sudah ditata. Mari kita rawat tanaman bunga yang telah ditanam agar kawasan ini tetap bersih, hijau, dan nyaman,” imbaunya.
Ia juga mengajak masyarakat, ketua RT, dan seluruh elemen di lingkungan Kecamatan Kadia untuk terus membudayakan gotong royong serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya, penataan lingkungan harus dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam pengelolaan sampah dan menjaga fasilitas maupun ruang publik yang telah dibenahi.
Keterlibatan ketua RT dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan warga sehingga pemeliharaan lingkungan bisa dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan penataan empat titik bekas TPS ini, Kecamatan Kadia berharap tercipta lingkungan permukiman yang lebih asri, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Kadia pun mengajak warga untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman di Kota Kendari. (HenQ)


























