Camat Kadia Hasman Dani Briefing 56 Petugas Persampahan, Tegaskan Pengangkutan Sampah Harus Tuntas

0

Kendari – Camat Kadia, Hasman Dani, memimpin langsung kegiatan briefing petugas persampahan Kecamatan Kadia yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 56 petugas persampahan bersama armada pengangkut yang terdiri dari 10 unit kendaraan Traga dan 1 unit truk operasional. Hadir pula Direktur CV Barakati Anugrah Mandiri, Ramadhan, selaku mitra pengelolaan persampahan di wilayah Kecamatan Kadia.

Turut hadir dalam kegiatan itu Lurah Pondambea, Lurah Anaiwoi, Lurah Kadia, serta perwakilan RT se-Kecamatan Kadia.

Dalam arahannya, Hasman Dani menegaskan pentingnya kedisiplinan dan konsistensi petugas dalam menjalankan tugas pengangkutan sampah di lapangan. Menurutnya, pelayanan persampahan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kecamatan Kadia dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

“Hasil briefing hari ini menekankan beberapa hal penting. Pertama, pembagian rute pengangkutan harus konsisten dan tidak berubah-ubah. Kedua, khusus jalur poros, pengangkutan sampah paling lambat pukul 07.30 pagi harus sudah selesai,” ujar Hasman Dani.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh petugas agar tidak memilih sampah saat melakukan pengangkutan. Semua sampah masyarakat wajib diangkut secara menyeluruh tanpa terkecuali.

“Tidak boleh ada pilih-pilih sampah. Semua harus terangkut dengan baik karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Hasman Dani juga meminta setiap armada pengangkut wajib dilengkapi peralatan kebersihan seperti sapu lidi, sendok sampah, sekop, dan kantong plastik. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada sampah tercecer yang tertinggal di lokasi pengangkutan.

“Kalau ada sampah tercecer wajib dipungut kembali dan dimasukkan ke kantong plastik. Jadi setelah petugas lewat, lokasi harus benar-benar bersih,” katanya.

Sementara itu, Direktur CV Barakati Anugrah Mandiri, Ramadhan, menyampaikan komitmennya mendukung program Pemerintah Kecamatan Kadia dalam peningkatan pelayanan persampahan. Ia berharap seluruh petugas tetap menjaga semangat kerja, disiplin, dan profesionalisme di lapangan.

Menurut Ramadhan, sistem pengangkutan sampah langsung dari rumah warga atau door to door yang diterapkan di Kecamatan Kadia menjadi langkah maju dalam penanganan sampah perkotaan.

Kecamatan Kadia sendiri saat ini menjadi pilot project pengelolaan sampah berbasis layanan jemput langsung dari rumah di Kota Kendari. Program tersebut mulai diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan dan mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Melalui sistem ini, masyarakat tidak lagi bergantung pada TPS, melainkan cukup menyiapkan sampah di depan rumah untuk kemudian diangkut petugas sesuai jadwal.

Hasman Dani mengatakan, sistem pengangkutan langsung dari rumah diharapkan mampu mengurangi tumpukan sampah di jalan-jalan poros dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta tertata.

“Kecamatan Kadia menjadi percontohan. Karena itu pelayanan harus maksimal agar program ini bisa menjadi model pengelolaan sampah untuk kecamatan lain di Kota Kendari,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here