Kendari – trijayakendari.com — Komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menangani dampak bencana banjir kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di tiga titik wilayah Kota Kendari, Senin (11/5/2026).
Kunjungan diawali di Kecamatan Abeli tepatnya di RW 01 RT 01, kemudian dilanjutkan ke Jalan Kedondong, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, serta berakhir di Jalan Mangkerey, Kecamatan Kambu. Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta unsur Forkompinda dan Baznas Kota Kendari.

Tidak sekadar menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak, Wali Kota juga melihat langsung kondisi rumah masyarakat yang terendam banjir serta berdialog dengan warga guna mendengar secara langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak di lapangan.
Sejumlah warga menyampaikan persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi, kondisi drainase lingkungan, hingga kebutuhan bantuan pascabanjir. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari langsung memerintahkan OPD teknis untuk bergerak cepat melakukan langkah penanganan.
Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus responsif dan hadir di tengah masyarakat, terutama pada situasi darurat bencana.
“Kita tidak boleh menunggu lama. Semua OPD terkait harus tanggap, turun langsung dan segera mengatasi permasalahan yang ada di lapangan,” tegasnya saat berdialog bersama warga.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi penanganan banjir yang dipimpin Wali Kota Kendari pada siang harinya bersama unsur Forkopimda, BMKG, Sekretaris Daerah, serta seluruh kepala OPD. Dalam rapat tersebut pemerintah menetapkan langkah penanganan terpadu, mulai dari tanggap darurat, distribusi bantuan, hingga rencana pemulihan pascabencana.

Sebelumnya, pada Minggu (10/5/2026), Wali Kota Kendari bersama Wakil Wali Kota, Sekda, Plt Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappeda, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kota Kendari beserta anggota DPRD, serta Kapolresta Kendari juga telah melakukan peninjauan langsung di sejumlah titik banjir.
Peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi riil masyarakat sekaligus mengidentifikasi penyebab banjir, termasuk persoalan sistem drainase, aliran sungai, serta kebutuhan penanganan infrastruktur jangka pendek maupun jangka panjang.
Rangkaian kegiatan mulai dari peninjauan lokasi, pelaksanaan rapat koordinasi hingga penyaluran bantuan menunjukkan langkah cepat Pemerintah Kota Kendari dalam merespons bencana yang terjadi.

Pemerintah Kota Kendari menegaskan bahwa penanganan banjir tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga pada solusi berkelanjutan melalui peningkatan infrastruktur pengendalian banjir, normalisasi saluran air, serta penguatan koordinasi lintas sektor dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Melalui kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat, diharapkan warga terdampak dapat merasakan perhatian pemerintah sekaligus memperoleh kepastian bahwa seluruh proses penanganan terus berjalan.
Pemerintah Kota Kendari juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti informasi resmi pemerintah selama masa tanggap darurat berlangsung.

Langkah cepat, koordinasi lintas sektor, dan keterlibatan langsung Wali Kota Kendari di lapangan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi pascabanjir di Kota Kendari. (HenQ)



























