Wali Kota Kendari Tetapkan Tanggap Darurat Banjir, Bantuan Segera Disalurkan ke Warga Terdampak

0

Kendari – trijayakendari.com — Pemerintah Kota Kendari memperkuat langkah penanganan bencana banjir melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Senin (11/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah dan pejabat teknis terkait.

Kehadiran BMKG menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah mitigasi berbasis informasi cuaca, mengingat potensi curah hujan tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Kota Kendari.

Dalam rapat disampaikan bahwa data masyarakat terdampak banjir periode 9 hingga 11 Mei 2026 masih bersifat sementara dan terus diperbarui sesuai hasil identifikasi tim lapangan.

Berdasarkan rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kendari per 11 Mei 2026 pukul 09.32 WITA, banjir berdampak pada 797 rumah atau kepala keluarga dengan jumlah 3.517 jiwa terdampak di sejumlah kecamatan.

Selain permukiman warga, banjir juga mengakibatkan 50 hektare lahan persawahan terdampak, kerusakan jalan sepanjang 3,5 kilometer, serta 7 fasilitas umum ikut terdampak. Tercatat pula satu kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat penanganan secara terpadu.

“Penetapan tanggap darurat dimaksudkan agar penanganan bencana dapat dilakukan lebih maksimal dan terkoordinir, baik saat tanggap darurat, pascabencana maupun pemulihan dengan melibatkan pemerintah provinsi, kementerian PUPR melalui balai teknis serta BNPB,” jelasnya.

Status tanggap darurat berlaku selama tujuh hari, mulai 11 hingga 17 Mei 2026, dengan komando tanggap darurat berada langsung di bawah Wali Kota Kendari.

Sehari sebelumnya, Minggu (10/5/2026), Wali Kota Kendari bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, Plt Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappeda, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kota Kendari beserta anggota DPRD, serta Kapolresta Kendari turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat, mengevaluasi sistem drainase dan aliran sungai, serta mempercepat langkah penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Sebagai tindak lanjut penanganan darurat, Pemerintah Kota Kendari bersama Forkopimda dijadwalkan menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak pada Senin (11/5/2026) pukul 15.00 WITA di beberapa titik lokasi bencana, yakni:

  • Kecamatan Poasia, Kelurahan Anduonohu – Jalan Kedondong
  • Kecamatan Kambu – Jalan Mangkerey dan Jalan Hidayatullah
  • Kecamatan Abeli – RW 01 RT 01

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi.

Wali Kota Kendari menegaskan bahwa penanganan banjir membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, BMKG hingga pemerintah pusat agar solusi yang dihasilkan tidak hanya bersifat darurat tetapi juga berkelanjutan.

Pemerintah Kota Kendari juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi pemerintah, serta mendukung proses pendataan lanjutan yang masih berlangsung di lapangan.

Melalui koordinasi lintas sektor dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Kendari optimistis proses tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat, efektif, dan mampu meminimalisir dampak bagi masyarakat Kota Kendari. (HenQ)

Copyright @trijayakendari2026

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here