Kendari – trijayakendari.com — Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, melakukan pengecekan langsung kesiapan armada transportasi yang akan digunakan untuk melayani penjemputan dan mobilitas delegasi internasional pada pelaksanaan forum United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026.
Pengecekan dilakukan di halaman parkir Balai Kota Kendari, Senin (4/5/2026), sebagai bagian dari langkah Pemerintah Kota Kendari memastikan seluruh layanan kepada tamu mancanegara berjalan maksimal sejak kedatangan hingga pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota melihat langsung deretan kendaraan operasional yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Kota Kendari. Armada yang diperiksa meliputi kendaraan delegasi, kendaraan operasional VIP, hingga bus berkapasitas besar yang akan digunakan selama kegiatan internasional berlangsung.
Siska Karina Imran menegaskan bahwa kesiapan transportasi menjadi salah satu indikator utama keberhasilan Kota Kendari sebagai tuan rumah forum internasional. Menurutnya, pelayanan transportasi merupakan kesan pertama yang diterima para delegasi saat tiba di daerah.
“Transportasi adalah pelayanan awal yang dirasakan tamu kita. Karena itu saya ingin memastikan seluruh armada benar-benar siap, aman, nyaman, dan mampu memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan UCLG ASPAC,” ujar Wali Kota saat melakukan pengecekan.
Ia juga meminta seluruh koordinator transportasi dan petugas lapangan agar tetap standby di titik tugas masing-masing selama kegiatan berlangsung. Kesiapsiagaan dinilai penting untuk mengantisipasi pergerakan delegasi yang padat dan membutuhkan koordinasi cepat.
“Saya minta semua koordinator tetap siaga di lokasi masing-masing. Pastikan tidak ada kendala pelayanan karena ini menyangkut nama baik Kota Kendari di tingkat internasional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, Paminuddin, menjelaskan bahwa tingkat kesiapan transportasi saat ini telah mencapai sekitar 95 persen. Dishub Kendari bertindak sebagai koordinator utama mobilisasi delegasi dengan menyiapkan sekitar 100 unit kendaraan dari berbagai jenis.
Armada tersebut terdiri atas kendaraan penumpang seperti Innova, Pajero, Alphard, dan Fortuner, serta bus untuk mengakomodasi rombongan peserta dalam jumlah besar. Seluruh kendaraan telah melalui pemeriksaan teknis menyeluruh guna memastikan standar keamanan dan kenyamanan terpenuhi.
“Kami sudah melakukan pengecekan kondisi mesin, sistem pengereman, kelengkapan administrasi kendaraan hingga fasilitas kenyamanan di dalam kendaraan. Seluruh armada dinyatakan layak operasi dan siap digunakan,” jelas Paminuddin.
Ia menambahkan, kendaraan akan disiagakan di Bandara Haluoleo pada 6 hingga 7 Mei 2026 untuk menyambut kedatangan delegasi, kemudian mendukung mobilitas peserta menuju berbagai venue kegiatan, termasuk Balai Kota Kendari dan Hotel Claro sebagai pusat aktivitas utama.
Selain kesiapan armada, koordinasi intensif juga dilakukan bersama pihak bandara dan unsur terkait guna memastikan proses penjemputan berlangsung tertib, aman, dan efisien.

Melalui pengecekan langsung ini, Pemerintah Kota Kendari menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan pelayanan berstandar internasional bagi seluruh peserta UCLG ASPAC 2026. Pemerintah optimistis seluruh sistem transportasi dapat berjalan lancar sehingga pelaksanaan forum internasional tersebut mampu memberikan pengalaman positif bagi delegasi sekaligus memperkuat citra Kota Kendari sebagai kota global yang siap menjadi pusat kolaborasi pembangunan perkotaan berkelanjutan. (ADV)


























