Kendari – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama bulan suci Ramadan.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Kendari, Ahriawandy Efendy, menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas memasak saat sahur maupun menjelang berbuka puasa berisiko memicu kebakaran jika tidak diawasi dengan baik.
“Memasuki bulan Ramadan, aktivitas dapur meningkat signifikan. Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Kendari agar selalu memastikan kompor maupun peralatan masak lainnya benar-benar dalam keadaan padam setelah digunakan,” ujarnya. Selasa (17/2/2026)
Ia menegaskan, setelah memasak sahur, warga diminta memastikan api kompor telah padam sempurna sebelum melaksanakan salat subuh ataupun kembali beristirahat.
“Pastikan regulator dan selang gas terpasang dengan baik serta tidak ada kebocoran. Jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan,” tegasnya.
Hal serupa juga berlaku saat menyiapkan hidangan berbuka puasa. Menurutnya, menjelang waktu magrib masyarakat kerap terburu-buru sehingga berpotensi lalai terhadap faktor keselamatan.
“Setelah menyiapkan buka puasa atau saat hendak melaksanakan salat magrib, pastikan kembali kompor sudah benar-benar dimatikan. Kewaspadaan kecil dapat mencegah musibah besar,” tambah Ahriawandy.
Selain memastikan kompor padam, Damkarmat juga mengingatkan warga untuk menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber api, rutin memeriksa instalasi listrik rumah, serta tidak membakar sampah sembarangan.
Ahriawandy juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
“Apabila ada informasi atau kejadian kebakaran serta permintaan pertolongan dan penyelamatan, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center 112 Kota Kendari. Layanan ini gratis dan siap siaga 24 jam,” jelasnya.
Ia berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, bulan Ramadan dapat dijalani dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa adanya musibah kebakaran.
“Kami ingin Ramadan di Kota Kendari berlangsung dalam suasana aman dan penuh keberkahan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (HenQ)


























