Kendari – Kualifikasi Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pemadam I Aparatur Damkar dan Penyelamatan Kota Kendari Tahun 2025 yang berlangsung sejak 21–27 September 2025 di Hotel Srikandi Kendari, resmi ditutup oleh Plt Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Kendari, Ahriawandy, Minggu (28/9/2025).
Sebanyak 50 peserta mengikuti diklat ini dengan bimbingan empat instruktur dari Damkar Kota Makassar. Prosesi penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta Diklat, pemakaian baret biru Damkar, serta penyiraman air dari mobil pemadam kebakaran sebagai simbol kebersamaan dan penanda resmi berakhirnya pelatihan.

Dalam sambutannya, Plt Kadis Damkar Ahriawandy menekankan pentingnya perubahan sikap, peningkatan keterampilan, serta kedisiplinan para personel setelah melalui proses pelatihan selama tujuh hari dengan total 70 jam.
“Diklat ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi titik awal untuk membentuk pemadam kebakaran yang disiplin, terampil, dan memiliki sikap profesional. Kami berharap apa yang didapatkan selama pelatihan ini dapat diterapkan di lapangan sesuai dengan standar yang diajarkan para pelatih,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa peserta telah mendapatkan pembekalan teori dan praktik, mulai dari teknik penyelamatan, keterampilan pemadaman, hingga peningkatan fisik dan mental. Dengan program ini, kemampuan personel Damkar Kendari diharapkan semakin teruji dalam menghadapi berbagai situasi darurat di masyarakat.
Ahriawandy juga menyampaikan apresiasi kepada Andi Akbar Ikhsan beserta seluruh pelatih dari Damkarmat Makassar yang telah mendampingi peserta dengan penuh dedikasi. Ia berpesan agar setiap personel terus mengasah kemampuan meskipun Diklat telah selesai.
“Tidak ada petugas pemadam yang hebat tanpa latihan. Maka dari itu, teruslah berlatih dan berlatih, agar setiap keterampilan yang diperoleh semakin teruji,” pesannya.

Kegiatan ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, yang menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur Damkar di tengah pesatnya pembangunan kota dan meningkatnya potensi risiko kebakaran.
Dengan berakhirnya Diklat ini, Plt Kadis Damkar Ahriawandy berharap jajaran Damkar Kendari semakin solid, profesional, dan siap menghadapi tantangan di lapangan, terutama dalam memberikan pelayanan cepat dan tanggap demi keselamatan masyarakat. (HenQ)




























