Kejar Target Pemilih Pemula, Dinas Dukcapil Kendari Rekam KTP-el Goes To School

0
Kepala Disdukcapil Kendari Iswanto Donge

Kendari – Sehubungan dengan akan diselenggarakannya Pemilihan Umum (Pemilu) serentak  pada Tahun 2024 yang akan datang, Dinas Dukcapil Kota Kendari melaksanakan perekaman KTP Elektonik keliling ke sekolah-sekolah menengah atas (SMA/Sederajat) di Kota Kendari.

Adapun sasaran perekaman KTP-el yaitu para Siswa/Siswi SMA/Sederajat yang telah berusia 17 tahun dan belum pernah melakukan perekaman, atau akan berusia tepat 17 tahun pada hari pemungutan suara di tahun 2024 nanti.

Tujuan dari dilaksanakan perekaman KTP-el ke Sekolah ini tidak lain adalah untuk melindungi hak pilih para siswa/siswi selaku pemilih pemula, sehingga para siswa/siswi tersebut dapat menggunakan hak pilihnya secara konstitusional.

Kepala Disdukcapil Kendari Iswanto Donge mengatakan, jelang penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 pihaknya terus menggenjot penyelesaian perekaman KTP-el bagi calon pemilih pemula dengan lakukan Goes to School.

“Jadi kami melaksanakan jemput bola terutama bagi yang baru melaksanakan perekaman KTP-el yang umur umur 16 tahun dan 17 tahun, kami kunjungi ke sekolah-sekolah SMA,” katanya. Senin (12/12/2022).

Iswanto menyampaikan upaya percepatan perekaman KTP-el dilakukan setelah pihaknya beberapa kali melakukan pertemuan dan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.

“Setelah kami melakukan beberapa kali pertemuan dengan pihak KPU dan Bawaslu memang perlu ada percepatan pendataan penduduk untuk penetapan wajib pilih, baik itu pemilih pemula maupun yang sudah lama,” ujarnya.

Dengan target sekitar 11.000 warga wajib KTP pada tahun 2024 nanti, Disdukcapil menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara keliling ke sekolah-sekolah menyasar pelajar SMA untuk melakukan perekaman KTP-el.

Ia berkomitmen bahwa semua warga Kota Kendari yang sudah mempunyai hak pilih bisa terdata dan memiliki identitas KTP sehingga pada saat pemilihan tidak ada lagi soal klaim bahwa tidak menjadi wajib pilih.

Iswanto menambahkan, selain sekolah-sekolah dengan sistem jemput bola pihaknya juga keliling ke kelurahan-kelurahan dalam Kota Kendari untuk menyasar masyarakat pemilih pemula ataupun wajib Ktp yang belum melakukan perekaman KTP-el.

“Ke depannya kami masih akan terus jalan karena kami yakin masih banyak di sekolah-sekolah yang belum terekam siswa-siswanya dan di beberapa kelurahan juga masih akan kami datangi. Dengan pendataan itu artinya kita memberikan hak mutlak bagi orang yang memang yang sudah berdomisili di sini berpenduduk Kota Kendari,” ucap Iswanto.

Iswanto menyebut secara keseluruhan jumlah wajib KTP tahun 2022 bagi warga Kota Kendari sebanyak 238.000 jiwa termasuk di dalamnya mereka yang dikategorikan sebagai calon pemilih pemula.

“Kami sudah turun-turun ke sekolah-sekolah dan kelurahan-kelurahan itu sejak tahun 2021 sehingga kami sekarang sudah melampaui target. Targetnya kita 238.000 jiwa yang wajib KTP sekarang kita sudah mencapai 240.000,” pungkas Iswanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here