Kendari – Memasuki hari keempat pelaksanaan Diklat Pemadam I Aparatur Damkar Kota Kendari 2025, Kamis (25/9), para peserta mendapatkan materi khusus mengenai penggunaan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA). Pelatihan ini menjadi salah satu agenda penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan personel saat bertugas di lapangan.
Instruktur sekaligus Kepala Seksi Pemadaman dan Investigasi Kebakaran Damkarmat Kota Makassar, Andi Akbar Ikhsan, menjelaskan bahwa SCBA merupakan alat bantu pernapasan mandiri yang wajib dikuasai setiap petugas pemadam kebakaran. “SCBA sangat vital digunakan pada situasi berbahaya seperti kebakaran, lingkungan kekurangan oksigen, maupun paparan gas beracun. Dengan pelatihan ini, kami harapkan peserta lebih profesional, terlatih, dan siap melindungi masyarakat Kendari,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Kendari, Ahriawandy, menuturkan bahwa Diklat ini sudah berlangsung sejak Senin (22/9) dan diikuti 50 personel dengan menghadirkan empat instruktur dari Damkar Kota Makassar. “Hari ini fokus pada SCBA. Materi ini sangat penting karena menyangkut keselamatan petugas. Antusiasme peserta sangat tinggi, baik saat sesi teori maupun praktik,” katanya.
Selama sepekan, peserta akan ditempa dengan 14 materi inti pelatihan yang mencakup teori hingga praktik. Materi tersebut meliputi teori dan anatomi api, prinsip dan teknik pencegahan kebakaran, manajemen keselamatan kebakaran, sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif, prosedur tanggap darurat, pengoperasian dan penggunaan peralatan pemadam seperti APAR dan hidran, teknik pemadaman, teknik penyelamatan dan evakuasi, dasar-dasar K3 serta regulasi terkait, pengenalan jenis kebakaran dan bahan pemadam, penyusunan rencana induk proteksi kebakaran, penanganan darurat di area kerja, pelatihan keterampilan dan uji kompetensi, hingga pemberdayaan masyarakat dan relawan.
Diklat ini juga dilengkapi dengan latihan fisik setiap pagi, pembinaan kedisiplinan, hingga simulasi penyelamatan. Dengan kurikulum tersebut, diharapkan aparatur Damkar Kendari mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lapangan.
Sebagai investasi jangka panjang, kegiatan ini bukan hanya membekali petugas dengan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat kesiapan Pemerintah Kota Kendari dalam melindungi keselamatan warganya dari ancaman kebakaran maupun bencana lain. (HenQ)




























