Dukung Adipura 2026, Kota Kendari Kompak Laksanakan World Cleanup Day 2025

0

Kendari – Pemerintah Kota Kendari menggelar kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2025 secara serentak di berbagai titik kota pada Sabtu (20/9/2025). Kegiatan dipusatkan di Jalan Budi Utomo dan dibuka langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Acara ini turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi XIII Ali Mazi, Wakil Wali Kota Kendari, jajaran Forkopimda, kepala OPD, pelajar, komunitas lingkungan, serta ribuan warga. Tercatat sekitar 18.000 peserta terlibat dalam aksi bersih-bersih di kawasan padat penduduk, pasar tradisional, sekolah, hingga fasilitas umum.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari membacakan pesan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam mengatasi persoalan sampah.

“World Cleanup Day bukan sekadar aksi pungut sampah, melainkan gerakan kolektif yang membangun kesadaran dan menumbuhkan budaya gotong royong. Kegiatan ini adalah langkah nyata untuk masa depan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Siska.

Ia menegaskan, gerakan ini sejalan dengan target nasional RPJMN, yakni 100% pengelolaan sampah pada 2029. Saat ini, timbulan sampah nasional mencapai lebih dari 56 juta ton per tahun, namun baru 39,01% yang dikelola secara layak.

Siska Karina Imran juga mengajak masyarakat menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari.
“Lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Kota Kendari yang kita cintai ini, dan mari dukung penilaian Adipura 2026,” ucapnya penuh semangat.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XIII, Ali Mazi, memberi apresiasi atas inisiatif Pemkot Kendari. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan sinergi nyata antara pusat dan daerah.
“Saya hadir bukan hanya dalam agenda reses, tetapi juga memastikan program kebersihan ini berjalan efektif di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kota Kendari sekaligus Ketua Panitia, Amir Hasan, melaporkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi bersih-bersih, tetapi juga edukasi. Warga diajak memilah sampah organik dan anorganik, serta mengurangi sampah rumah tangga.

Berdasarkan data BPS, sekitar 5% penduduk Kota Kendari berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Pemkot Kendari menegaskan komitmennya melanjutkan langkah strategis untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan menuju target Indonesia Bersih 2029. (HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here