Pesantren Kilat SDN 88 Kendari Dibuka Kadis Dikbud, Tekankan Akhlakul Karimah

0

Kendari – SD Negeri 88 Kendari menggelar Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung pada 23–25 Februari 2026. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Hj. Saemina, S.Pd., M.Pd. Senin (23/2/2026).

Mengusung tema “Membentuk Kepribadian yang Disiplin dan Berakhlakul Karimah”, pesantren kilat ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar.

 

Dalam sambutannya, Hj. Saemina menekankan pentingnya pembentukan akhlakul karimah (akhlak terpuji) bagi anak-anak sejak usia dini.

“Pesantren kilat merupakan sarana efektif dalam membentuk akhlakul karimah melalui penanaman nilai agama, adab, dan disiplin. Kita ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang santun, beradab, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pesan utama dalam kegiatan ini adalah meningkatkan kedisiplinan ibadah, menanamkan kejujuran, menghargai sesama, serta meneladani Rasulullah SAW dalam perilaku sehari-hari.

Menurutnya, pembinaan akhlak dalam pesantren kilat mencakup beberapa poin penting, di antaranya:

Akhlak kepada Allah SWT, dengan meningkatkan ketakwaan melalui pelaksanaan shalat dhuha, tadarus Al-Qur’an, dan berdzikir.

Akhlak kepada sesama manusia, seperti menghormati orang tua dan guru, bersikap jujur, amanah (dapat dipercaya), serta rendah hati.

Akhlak terpuji (mahmudah), yakni membiasakan perilaku sabar, disiplin, bertanggung jawab, dan hidup sederhana.

Serta menghindari akhlak tercela (madzmumah), seperti sikap sombong (takabbur), berbohong, dan malas.

“Pesan-pesan ini tidak hanya diterapkan selama pesantren kilat, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari agar terbentuk karakter Islami yang kuat,” tegasnya.

Hj. Saemina juga menambahkan tiga hal penting yang harus ditanamkan kepada siswa, yakni memiliki lisan yang baik dengan menjaga tutur kata, memiliki hati yang bersih dengan belajar sabar, tidak sombong dan ikhlas, serta memiliki tangan yang ringan membantu.

“Tangan yang ringan membantu misalnya sebelum pembelajaran anak-anak membiasakan memungut sampah dan membuangnya pada tempatnya. Hal sederhana seperti ini melatih kedisiplinan dan membentuk karakter mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SDN 88 Kendari, Usman Piy, SH., M.Pd., mengatakan bahwa pesantren kilat merupakan agenda rutin sekolah setiap Ramadhan sebagai upaya membentuk karakter religius peserta didik.

“Seluruh siswa kelas 1 sampai 6 mengikuti kegiatan ini. Kami ingin menanamkan kebiasaan disiplin beribadah, menghormati guru dan orang tua, serta membentuk perilaku yang santun dalam keseharian mereka,” jelas Usman Piy.

 

 

Ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama tiga hari pelaksanaan dapat terus diterapkan siswa baik di sekolah maupun di rumah.

Salah satu siswa peserta pesantren kilat mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya senang ikut pesantren kilat karena bisa belajar shalat dhuha bersama, membaca Al-Qur’an, dan mendengar ceramah. Saya ingin jadi anak yang rajin dan tidak malas,” ungkapnya.

Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H SDN 88 Kendari ini diharapkan mampu mencetak generasi yang religius, disiplin, serta berakhlakul karimah sesuai dengan tema yang diusung.(HenQ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here