Kolaborasi Warga dan Pemkot Kendari, Kelurahan Mataiwoi Perkuat Pencegahan Banjir Dengan Kerja Bakti

0

Kendari – Upaya pencegahan banjir di Kota Kendari terus diperkuat melalui kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. Hal ini terlihat dari kerja bakti massal yang dilakukan warga Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Minggu (18/1/2026).

Warga RT 11, 12, dan 14 bergotong royong membersihkan lingkungan di Lorong Makmur, mulai dari badan jalan hingga drainase yang dipenuhi sedimen, sampah, dan rumput liar.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan aliran air tetap lancar, terutama menghadapi intensitas hujan yang meningkat.
Tidak hanya di sepanjang jalan, pembersihan juga difokuskan pada lahan kosong di wilayah RT 11 yang berfungsi sebagai jalur pembuangan air. Selama ini, lokasi tersebut kerap tertutup lumpur dan semak, sehingga berpotensi menyebabkan genangan saat hujan deras.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari menurunkan alat berat guna mengangkat sedimen dari drainase. Kondisi saluran air yang hampir sejajar dengan permukaan jalan dinilai rawan meluap jika tidak segera ditangani.

Lurah Mataiwoi, Awaludin, S.Sos, mengapresiasi partisipasi aktif warga yang secara swadaya terlibat dalam kerja bakti tersebut. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan aman.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga. Ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap lingkungan dan menjadi kekuatan utama dalam mendukung program pemerintah, khususnya pencegahan banjir,” ujar Awaludin.

Ia menegaskan, pihak kelurahan akan terus mendorong kegiatan serupa agar menjadi budaya bersama, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah kota.

Sementara itu, Ketua RT 08 RW 3 Kelurahan Mataiwoi, Junaidin, menjelaskan bahwa kerja bakti tersebut merupakan bagian dari program rutin kelurahan yang dilaksanakan setiap bulan secara bergiliran di setiap RW.

“Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari dalam mengatasi persoalan banjir, khususnya di Kelurahan Mataiwoi,” jelas Junaidin.

Warga pun menyambut positif kegiatan ini karena tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga. Dengan drainase yang kembali berfungsi optimal, mereka berharap potensi genangan air saat musim hujan dapat ditekan.

Melalui sinergi antara masyarakat dan pemerintah, Kelurahan Mataiwoi optimistis dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lebih tangguh menghadapi ancaman banjir. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here